PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA-Wings Air akan memertimbangkan penambahan hari penerbangan via Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga. Ini Jika minat atau permintaan (demand) penumpang meningkat dari dan ke Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS). Hal tersebut disampaikan Plt Dirut Wings Air Kapt. Fitzgerald Julian Rahman saat menyampaikan sambutan pada acara penerbangan perdana dari dan ke BJBS oleh Wings Air, Jumat (5/8/2022).
Fitzgerald mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menambah hari penerbangan apabila permintaan dari calon penumpang meningkat. Untuk sekarang penerbangan baru hanya dilakukan pada hari Jumat. Menurutnya, penambahan jadwal penerbangan akan bergantung pada antusiasme masyarakat yang akan menuju Purbalingga atau ke Jakarta (BJBS-Bandara Pondok Cabe).
"Kami akan pertimbangan penambahan jadwal penerbangan apabila demand meningkat dan antusiasme yang tinggi dari calon penumpang," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan rasa bangga telah melayani penerbangan dari dan ke BJBS Purbalingga. Dia juga berharap Wings Air bisa ikut berkontribusi mendongkrak perekonomian di Jawa Tengah Bagian Barat-Selatan dengan memberikan efisiensi perjalanan bagi pelaku ekonomi.
"Kami berharap bisa memberikan efek ekonomi di daerah yang bernama Barlingmascakeb ini dengan efektivitas dan efisiensi waktu perjalanan," ujarnya.
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Perhubungan, TNI Angkatan Udara, Angkasa Pura II, Gubernur Jawa Tengah yang telah memberikan fasilitas dan izin beoperasionalnya kembali BJBS Purbalingga. Bupati kemudian mengenalkan potensi yang ada di wilayah Barlingmascakeb seperti pariwisata dan industri.
“Di Purbalingga ada Golaga dan Owabong, di Banyumas ada Baturaden dan di daerah lain ada wisata pantai. Kami juga memiliki potensi industri dari PMA,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Wabup Sudono, perwakilan dari Pemkab se-Barlingmascakeb, As Pers Kasau, Presdir Lion Group, Wadanpus Penerbang TNI AD, perwakilan kemenparekraf, perwakilan Kemenhub, Kadinhub Provinsi Jawa Tengah dan Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan. Penerbangan perdana dari BJBS menuju Bandara Pondok Cabe Jakarta diisi 24 penumpang dan 26 penumpang dari Banyumas sehingga menggenapi 71 penumpang yang terdiri dari rombongan awal.
Baca Juga: Dua Pasien Tewas Akibat Kebakaran Rumah Sakit Jiwa di Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI