/
Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:42 WIB
Detik detik anggota DPRD Palembang memukul wanita di SPBU

PURWOKERTO.SUARA.COM, Viral penganiayaan yang dilakukan  M Sukri Zen, Anggota DPRD Palembang terhadap seorang wanita di SPBU. Peristiwa yang memperlihatkan M Sukri memukuli wanita di tempat umum itu terekam video. 

Setelah video itu viral di media sosial, Sukri menyampaikan permohonan maaf kepada korban J dan masyarakat atas tindakannya. 

Dikutip dari suara.com, korban sudah melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota DPRD Palembang  ke Polsek Ilir Barat 1, hingga kasusnya diambil alih Polrestabes Palembang.

Atas perbuatan tersebut, tersangka Sukri disangkakan melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.

Kasus ini rupanya juga menyita perhatian Partai Gerindra. Pasalnya, M Sukri Zen adalah kader Gerindra. 

Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman mengatakan, pihaknya marah terhadap tindakan kader yang menganiaya seorang perempuan di SPBU. 

Ia bahkan menyebut partainya akan memecat Sukri.

Majelis Kehormatan Gerindra akan memanggil Sukri ke Kantor DPP Gerindra, Jumat (25/8/202) besok.

"Kami marah sekali, saya sendiri marah," kata Habiburokhman ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sebagaimana dikutip dari suara.com, Kamis (25/8/2022).

Baca Juga: Terbaru, WhatsApp Dapat Tampilkan Foto Profil dalam Percakapan Grup

Sebagai ketua mahkamah kehormatan partai, ia sendiri bakal langsung memutuskan memberhentikan Sukri. Sayang ia berhalangan hadir pada agenda sidang besok. 

Menurutnya,  tak perlu ada pembuktian lebih terkait kasus tersebut. Karena peristiwa penganiayaan itu sudah sangat jelas lewat rekaman video. 

"Gila aja pak dia enggak perlu pembuktian serius. Itu perempuan di-gebukin kayak UFC ya gulat-gulat itu. Kan gila ini orang sakit jiwa atau apa psiko atau apa kayak bukan manusia ini orang," tuturnya.

Menurutnya, orang seperti Sukri tak pantas menjadi kader Gerindra. 

"Nggak pantes orang kayak gini di Gerindra harus dipecat. saya ketua mahkamah partai ngomong dipecat tentu yang besok sidang tiga orang kurang lebih pasti putusannya sama,"katanya

Load More