- Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 26 Mei 2026.
- Hewan berbobot lebih dari satu ton tersebut ditempatkan di Masjid Istiqlal bersama sapi kurban Wakil Presiden Gibran.
- BPMI akan menyalurkan daging kurban kepada pondok pesantren, panti asuhan, dan lembaga mitra yang telah ditunjuk resmi.
Suara.com - Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026) malam, menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Berdasarkan pantauan Suara.com, sapi tersebut tiba sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan truk berpelat nomor AA berwarna biru-kuning. Tiga kru terlihat mengawal proses penurunan hewan kurban itu di kawasan Pintu Ar-Rahman.
Proses penurunan sempat terkendala karena area pedestrian di sekitar lokasi licin akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak sore. Petugas kemudian memindahkan proses penurunan ke area bundaran dekat pintu masuk masjid.
Kru truk terlihat melepaskan pengaman di bagian kepala sapi dan menyiapkan dedaunan kering sebagai alas di landasan truk. Setelah berhasil diturunkan, sapi langsung digiring menuju area penempatan hewan kurban.
Sapi milik Prabowo kemudian ditempatkan berdampingan dengan sapi kurban milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Petugas terlihat memberi pakan berupa dedaunan hijau kepada kedua hewan tersebut.
Kelas Berat
Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya menyebut sapi kurban dari Presiden dan Wakil Presiden termasuk kategori sapi berukuran besar dengan bobot diperkirakan lebih dari satu ton.
”Sapinya kelas berat semua, termasuk sapi istimewa dari Bapak Presiden, Wakil Presiden,” kata Nasaruddin di Kompleks Masjid Istiqlal, Senin (25/5/2026).
Selain dari Presiden dan Wakil Presiden, hewan kurban juga berasal dari sejumlah tokoh masyarakat yang menitipkan sapi kurban ke Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
Untuk pelaksanaan penyembelihan, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) akan membagi lokasi pemotongan hewan kurban. Sebagian dilakukan di lokasi penerima manfaat dan sebagian di kawasan Istiqlal dengan fasilitas yang diklaim ramah lingkungan.
Daging kurban yang diproses di Istiqlal tidak dibagikan langsung kepada masyarakat umum, melainkan disalurkan melalui lembaga-lembaga yang telah ditunjuk.
”Penyaluran dilakukan ke pondok pesantren, panti asuhan, dan lembaga mitra,” pungkas Nasaruddin.
Reportyer: Cornelius Juan Prawira
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi