PURWOKERTO.SUARA.COM Pesatnya perkembangan teknonogi, membuat hampir semua hal berbasis digital. Bahkan, diprediksi kedepannya semua akan berbasis digital.
Menghadapi dunia yang serba digital, anak-anak sejak dini perlu dibekali dengan keahlian digital seperti coding. Coding biasanya digunakan untuk mengembangkan aplikasi digital sehari-hari.
Berdasarkan World Economic Forum, setidaknya terdapat beberapa peran yang membutuhkan kemampuan coding berada di peringkat 10 besar pekerjaan dengan permintaan yang paling tinggi di tahun 2025.
Terdapat beberapa cara untuk mengenalkan coding kepada anak berdasarkan suara.com.
1. Bermain dengan Mainan Teknis
Belajar coding tidak harus digital. Mainan sederhana dapat dijadikan media untuk mengenalkam dasar-dasar coding pada anak dengan cara yang menyenangkan.
Mainan yang dapat digunakan dapat berupa mainan yang bersifat teknis, seperti mainan sirkuit elektronik, magnet, robot, bangunan, dan sebagainya.
Mainan teknis ini dapat mengasak kreativitas anak dan kemampuan anak untuk berpikir logis. Mainan di atas umumnya memiliki bagian-bagian yang kecil sehingga lebih cocok untuk anak usia 8 tahun ke atas.
2. Membaca Buku Seputar Coding
Baca Juga: Sangat Melokal, Kini Member NCT Dream gunakan Bahasa Gaul Indonesia
Belajar coding juga dapat dilakukan dengan membaca buku. Tentu bukunya harus sesuai dengan usia anak. Cara ini dapat diterapkan untuk anak yang pertama kali mendalami coding.
Saat ini sudah banyak buku-buku untuk belajar coding. Pastinya dengan desain yang nemarik, bahasa yang sederhana, ilustrasi yang manarik sehingga mudah dipabahami anak.
Melalui buku tersebut, orang tua dapat mulai mengenalkan anak pada pengetahuan umum soal coding, seperti perkembangan komputer, tokoh-tokoh dalam dunia pemrograman, dan penerapan coding dalam hal yang ditemui sehari-hari.
3. Belajar dengan Berbagai Aplikasi
Saat ini aplikasi mobile untuk belajar bahasa pemrograman mulai dikembangkan. Dengan cara yang mudah anak anak dapat belajar coding secara gratis maupun berbayar.
Dengan belajar dari aplikasi, anak mulai mengenal konsep pemrograman dasar dengan pendekatan yang interaktif. Biasanya, konsep pemrograman dalam aplikasi dikemas dalam bentuk permainan menyenangkan dan juga dilengkapi berbagai media visual menarik.
4. Mengikuti Kursus Coding
Bagi anak-anak yang ingin belajar coding lebih serius dan intensif dapat secara lebih mendalam dan intensif, mengikuti kursus atau sekolah coding juga dapat menjadi pilihan.
Kelebihan mengikuti kursus coding, anak akan didampingi oleh pengajar dan juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan coding secara langsung, seperti misalnya untuk membuat game. (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda
-
Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong
-
Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya
-
Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?
-
Diskon 50 Persen dari BRI untuk Pembelian CHAGEE Modinity ICE BSD, Ini Caranya
-
Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL
-
Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada
-
Tayang Oktober, Film Paradise Lost Rilis Poster Perdana dan Teaser Mencekam
-
Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998
-
Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan