PURWOKERTO.SUARA.COM – Memiliki anak di era saat ini tentu berbeda dengan dulu, dimana saat ini semua serba dimudahkan dengan berbagai hal yang dapat mendukung tumbuh kembang anak kita.
Satu yang tidak dipungkiri untuk anak era kini adalah maraknya susu formula yang biasa diberikan untuk mereka. Namun seiring pertumbuhan sang buah hati tidak melulu susu saja yang dibutuhkan.
Diana Felicia Suganda Dokter spesialis gizi klinik yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia mengatakan, susu tidak bisa menggantikan makanan utama sehingga terus memberi anak yang tak mau makan dengan susu bukanlah sebuah jalan keluar.
“Dikasih susu karena tidak mau makan tidak menyelesaikan masalah. Susu tidak bisa menggantikan makan, anak tetap butuh makanan utama,” ujarnya seperti dikutip Antara, Selasa (19/9/2022).
Menurut Diana, inilah alasan sebaiknya anak-anak yang tidak mau makan, tidak terus menerus diberi susu. Ia mengatakan, anak-anak cenderung memilih yang mudah ketimbang harus makan, mereka memilih minum susu.
Ia menyarankan, anak-anak mendapatkan asupan susu yang cukup atau tidak berlebihan demi terhindar dari kondisi berat badan berlebihan hingga obesitas.
Anak usia 0-6 bulan yang sebaiknya mendapatkan ASI umumnya dengan jumlah 600-800 ml per hari. Kemudian anak usia 6 bulan-1 tahun biasanya karena mereka sudah mulai makan sehingga jumlah asupan susunya mulai berkurang menjadi 400-600 ml per hari.
“Usia 1-2 tahun semakin sedikit lagi, karena anaknya sudah makin banyak makan, kebutuhannya 300-400 ml per hari. Anak usia 2 tahun makin turun lagi 200-300 ml, karena utamanya dari makanan,” kata Diana yang menekankan pentingnya menyesuaikan pemberian susu dengan usia anak.
Dia menekankan, susu hanya tambahan. Sementara makan menjadi utama dan saat anak mulai makan maka jumlah asupan susu seharusnya semakin berkurang.
Baca Juga: 210 Ribu Guru Madrasah Non PNS Bakal Terima Insentif Rp 3 Juta, Ini Syaratnya
“Akhirnya kalau minum lebih dengan jumlah tadi misalnya anak di atas 2 tahun, sampai enam botol per hari satu botolnya 150 ml, 900 ml belum dari makanan akhirnya overweight,” pungkasnya.* (ANIK AS)v
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah