PURWOKERTO.SUARA.COM- Pastinya kalian pernah mendengar istilah red flag, tapi tahukah kamu apa itu red flag?
Red flag bisa dikatakan sebagai tanda atau sinyal yang dapat merujuk ke tindakan atau perilaku kekerasan.
Sehingga, red flag adalah sekumpulan sifat dan perilaku seseorang yang bisa menjadi pertanda awal bahwa orang tersebut tidak mampu menjalin hubungan yang sehat.
Hal ini menjadi penting sebelum kalian menjalin hubungan karena dengan menghindari red flag maka tindak kekerasan baik setelah atau sebelum menikah dapat terhindari.
Oleh karena itu, para perempuan jangan anggap remeh dan terus waspada dengan red flag dalam hubungan kalian.
Berikut red flag yang harus kalian kenali dan sebaiknya dihindarai, yaitu:
1.Minim komunikasi
Setiap melakukan hubungan, komunikasi adalah salah satu hal yang penting. Apalagi, komunikasi adalah hal yang mendasar dalam sebuah hubungan.
Oleh karena itu, kedua pihak harus berkomunikasi, terbuka, jujur dan saling memahami satu sama lain. Sehingga, kurangnya komunikasi dapat dihindari.
Serta, sebaiknya hindari orang yang terlalu sering melakukan silent treatment karena hal itu termasuk red flag.
Baca Juga: Sebelum Dicekik dan Dilempar, Lesti Kejora Pernah Dilemlari Bola Oleh Rizky Billar
2.Hubungan tanpa status
Hubungan tanpa status terkadang membuat kita kebingungan layaknya perasaan yang digantung. Hati-hati dengan hubungan seperti ini, selain menguras pikiran dan tenaga, kalian hanya akan larut dengan ketidak jelasan dalam hubungan.
Nah, pokoknya jangan ragu untuk memutus hubungan yang seperti ini yah girls.
3.Sering berkata kasar
Jika pasangan kalian sering berkata kasar atau bisa dikatakan sebagai kekerasan secara verbal, sebaiknya hilangkan keraguan kalian untuk memutus pasangan kalian itu.
Karena hal ini dapat menimbulkan trauma mendalam dan termasuk red flag yang harus dihindari.
Ditakutkan setelah melakukan kekerasan secara verbal dengan memaki atau berkata kasar, maka kekerasan secara fisik pun dapat dilakukan.
4.Bersikap manipulatif atau gaslighting
Gaslighting adalah bentuk pelecehan emosional dalam hubungan yang membuat korban merasa ragu akan dirinya sendiri sehingga pelaku dapat memanipulasi dan mengendalikan korban dengan mudah.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
SF Hariyanto Larang Pemda Pecat PPPK, Ogah Bikin Gejolak: Malu Kita!
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali