PURWOKERTO.SUARA.COM – Pasca ketegangan pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi dan pemain asuhannya Kevin Sanjaya Sukamuljo akhir bulan lalu ternyata berdampak cukup signifikan kepada performa Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Bahkan ganda putra kebangsaan Indonesia ini kembali turun posisi dengan kini ke peringkat ketiga dunia setelah sebelumnya juga merosot ke peringkat dua dunia bulan lalu.
Dilansir Antara, Marcus/Kevin yang menghabiskan 214 pekan di puncak peringkat BWF, tergeser oleh pasangan Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin yang mengumpulkan 96.068 poin dari 22 turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun ini.
Adapun pasangan yang dijuluki Minions itu hingga saat ini sudah mengumpulkan 93.747 poin hasil dari 17 turnamen yang diikuti. Juara dua kali All England tersebut dibayangi pasangan Malaysia yang juara dunia tahun ini, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang terpaut 3.400 poin, demikian catatan BWF.
Peringkat teratas ganda putra masih dipegang oleh pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang sebelumnya menggusur Marcus/Kevin dari singgasana tersebut September lalu. Setelah merasakan total 226 pekan di puncak peringkat BWF, sebagai ganda putra Indonesia.
Bahkan keduanya mengalami penurunan performa dan belum merengkuh satu gelar pun tahun ini, ditambah Marcus juga sedang menjalani pemulihan cedera sehingga mereka beberapa kali melewatkan turnamen. Minions terakhir kali naik podium teratas pada Indonesia Open 2021.
Sementara itu, putra lainnya termasuk Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tidak tergeser dari posisi kelima dunia, begitu pula dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang masih bertahan pada peringkat keenam dunia.
Setelah jeda satu bulan sejak kalah pada babak kedua Japan Open 2022, Marcus/Kevin akan kembali beraksi dalam dua turnamen Eropa Super 750, yaitu Denmark Open pada 18-23 Oktober, dilanjutkan French Open pada 25-30 Oktober.*(ANIK AS)
Baca Juga: Cerita Baru Lagi, Ferdy Sambo ke Bharada RE : Hajar Card! tapi yang Terjadi Penembakan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut
-
Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
-
Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis