PURWOKERTO.SUARA.COM – Masifnya penggunaan layanan virtual yang bisa diakses secara bersamaan dari berbagai tempat membuat beragam penyedia layanan berlomba. Termasuk Google yang mengembangkan layanan komunikasi video melalui Google Meet.
Namun perlu diketahui, setelah sebelumnya aplikasi ini diberikan secara cuma-cuma, pada bulan ini Google telah mengumumkan bahwa Google Meet akan menjadi layanan berbayar. Layanan video conference Google Meet tak akan gratis lagi mulai 2 November mendatang.
Dilansir dari halaman Google Support, pengguna wajib berlangganan paket Google One Premium untuk mendapat akses Google Meet hingga 24 jam. Sedangkan pengguna Google Meet gratis hanya diberi akses untuk melakukan video call selama 1 jam saja.
Google Meet telah menjadi andalan di sektor pendidikan maupun industri selama pandemi COVID-19 setelah Zoom. Siswa, guru, hingga karyawan sangat dipermudah untuk berkomunikasi massal melalui Google Meet.
Google Meet mempunyai banyak fitur yang mempermudah pengguna untuk berkomunikasi dengan banyak pengguna sekaligus. Pengguna bisa memasang virtual background, mengaktifkan transkrip audio, fitur noise-cancelling, dll.
Fitur-fitur tersebut dapat membantu pengguna untuk lebih fokus memahami perbincangan dalam sebuah pertemuan virtual. Setelah 2 November 2022, Google Meet akan menjadi layanan berbayar untuk pengguna.
Pengguna gratis hanya diizinkan untuk melakukan meeting dengan 3 orang atau lebih selama 60 menit saja. Pengguna gratis akan menerima pesan notifikasi pada menit ke-50 yang mengatakan bahwa meeting akan segera berkhir dalam 10 menit lagi.
Setelah 60 menit, meeting akan secara otomatis berakhir meski pengguna tak menekan tombol leave meeting ataupun end meeting. Perlu diketahui, aturan ini berlaku untuk Google Meet PC, Android, dan iOS.
Bagi kamu yang ingin memperpanjang batas durasi meet, kamu harus berlangganan ke salah satu paket di Google One Premium. Alternatif lainnya, kamu bisa mencoba menggunakan layanan video concference lain yang menawarkan durasi meeting yang lebih lama.*(ANIK AS)
Baca Juga: Soal Percepat KLB PSSI, Hasani Abdulgani Akui Ada Tekanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?