Bola / Liga Italia
Selasa, 26 Mei 2026 | 20:31 WIB
Jacobo Ramon telah mengkonfirmasi niatnya untuk tetap di Como musim depan meskipun Real Madrid memiliki opsi pembelian kembali untuk bek Spanyol tersebut. [Instagram @jacobooramon]
Baca 10 detik
  • Bek Jacobo Ramon memutuskan tetap bermain di Como musim depan meski Real Madrid memiliki opsi pembelian kembali.
  • Ramon berperan penting dalam kesuksesan Como yang mencatatkan sejarah lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
  • Ia mengapresiasi manajemen pelatih Cesc Fabregas karena mampu membangun kekompakan tim layaknya sebuah keluarga yang solid.

Suara.com - Jacobo Ramon telah mengkonfirmasi niatnya untuk tetap di Como musim depan meskipun Real Madrid memiliki opsi pembelian kembali untuk bek Spanyol tersebut.

Bek tengah itu menjalani musim bersejarah yang berakhir dengan klub tersebut lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Melansir Football Italia melalui Gazzetta dello Sport, Selasa (26/5/2026), Ramon dengan tegas menyatakan tentang masa depannya ketika ditanya apakah ia akan kembali ke klub lamanya.

"Saya melihat diri saya di sini,” katanya. 

Ramon memuji semangat kekeluargaan Fabregas saat Como merayakan tempat bersejarah di Liga Champions.

Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali yang sama untuk Ramon seperti halnya Nico Paz, yang memberi raksasa Spanyol itu opsi untuk membelinya kembali dalam tiga tahun ke depan.

Namun, untuk saat ini, pemain Spanyol itu tidak menunjukkan keinginan untuk menggunakan jalur keluar tersebut, karena telah sepenuhnya memantapkan dirinya dalam salah satu kisah paling luar biasa di Serie A.

Mengenai musim luar biasa Como, Ramon tampak emosional.

“Rasanya seperti mewujudkan mimpi, sesuatu yang sulit digambarkan dengan kata-kata,” katanya. “Kegembiraan lolos kualifikasi setidaknya setara dengan mencetak gol di Bernabeu bersama Real Madrid.”

Baca Juga: Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Eks Real Madrid: Haram Main Bola Panjang

Ia memuji manajemen Fabregas di atas segalanya.

“Ia telah membuat kami merasa seperti keluarga, menciptakan kelompok di mana setiap orang berkorban untuk satu sama lain. Itulah kekuatan kami.”

Load More