/
Senin, 07 November 2022 | 09:17 WIB
Banjir di Aceh Timur (Pemerintah Aceh)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Hujan deras mengguyur wilayah Aceh timur menyebabkan ribuan rumah yang ada di 14 desa dan tersebar di lima kecamatan terendam banjir.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatatkan pada Minggu, 6 November terdapat 2.099 rumah yang terdampak banjir.

Mengutip dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Aceh Timur Ashadi mengungkapkan akan adanya kemungkinan banjir terus meluap dengan ketinggian yang bervariasi.

“Ketinggian air berkisar antara 30 centimeter hingga satu meter dari permukaan jalan. Jika hujan masih mengguyur, maka ketinggian air akan terus meningkat,” jelas Ashadi.

Sementara itu, sebaran rumah yang terendam banjir adalah Gampong (Desa) Pante Labu, Ga,png Blang Seunong, dan Gampong Gambi  di Kecamatan Pante Bidari.

Lalu, ada Gampong Penaron Baru, Gampong Peunaron Lama, Gampong Arul Pinang, dan Gampong Sri Mulya di Kecamatan Peunaron.

Kemudian, satu desa di Kecamatan Ranto Peureulak yakni Gampong Seumanah dan satu desa Kecamatan Simpang Ulim di  Gamping Teupin.

Selanjutnya, Gampong Lhok Seuntang di Kecamatan Julok, Gampong Jambo di Kecamatan Birem Bayeun Labu.

Serta yang terakhir desa di Kecamatan Sungai Raya yang meliputi Gampong Seunabok Aceh, Gampong Gajah Meuntah, dan Gampong Paya Keutapang.

Baca Juga: Sesuaikan Inflasi, Segini Besaran UMP Jateng yang Disetujui Ganjar

Menurut penuturan Alshadi, pihaknya terus melakukan koordinasi korban terdampak banjir dan evakuasi di beberapa titik.

“Banjir juga menyebabkan ratusan jiwa mengungsi di sejumlah titik.n berdasarkan data, jumlah pengungsi sebanyak 480 jiwa dari 120 keluarga. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk penyaluran bantuan serta evakuasi warga yang membutuhkan.”

 (Citra safitra)

Load More