PURWOKERTO.SUARA.COM - Polda Jawa Timur menangkap pemeran video porno kebaya merah pada Minggu, 6 November 2022. Penangkapan dilakukan setelah Polisi mengantongi informasi lokasi pengambilan video porno itu di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur.
Sebelumnya beredar luas di media sosial sebuah video berdurasi belasan detik yang menggambarkan seorang perempuan berkebaya merah dengan penutup mata.
Perempuan itu mengenakan kebaya merah dengan bawahan kain batik warna coklat. Perempuan itu mengenakan sepatu berhak tinggi warna hitam. Ia menggenggam benda seperti asbak dari kaca.
Ia mengetuk pintu kamar mandi yang di dalamnya ada seorang pria. Pria itu keluar hanya berbalut handuk putih. Wajahnya tak bisa dikenali karena memakai topeng menutup wajah bagian atas.
Tak berselang lama, video itu menampilkan adegan demi adegan video porno kebaya merah yang kemudian viral dimedia sosial.
Berbekal video yang beredar luas itu, polisi mengidentifikasi di mana tempat syuting video porno kebaya merah itu.
Dari hasil identifikasi, adegan video porno kebayamerah itu dilakukan di sebuah hotel di Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya. Video itu dibuat dari dalam kamar 1710 di lantai 17.
Setelah teridentifikasi, polisi kemudian mendapat identitas pemesan kamar sebbelum akhirnya menangkap kedua pemeran video porno kebaya merah. Polisi menangkap keduanya kemarin, Minggu 6 November 2022.
Humas Polda Jawa Timur akan merilis kasus ini begitu penyelidikan tuntas dan mendapat barang bukti yang cukup. Sejauh ini belum ada keterangan resmi yang dirilis untuk media massa.
Baca Juga: Sesuaikan Inflasi, Segini Besaran UMP Jateng yang Disetujui Ganjar
Berita Terkait
-
Dalami Video Asusila Kebaya Merah, Polrestabes Surabaya Datangi Hotel yang Diduga Lokasi
-
Tragedi Kanjuruhan, Indonesia Terancam Sanksi FIFA Pecabutan Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
-
Mahfud MD: Panitia Pelaksana Laga Arema vs Persebaya Cetak Tiket Lampaui Kapasitas Stadion
-
Akibat Kerusuhan di Malang, PT LIB Hentikan Liga 1 Selama Sepekan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan