PURWOKERTO.SUARA.COM - Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya menewaskan 153 orang. Indonesia kini dalam bayang-bayang sanksi FIFA, yang terburuk bisa jadi pencabutan Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023.
Berkaca pada tragedi Heysel yang mempertemukan Liverpool vs Juventus di final Liga Champions 1984-1985, yang juga menewaskan suporter maka Indonesia juga berpotensi mendapat sanksi FIFA. Terlebih, korban kerusuhan Arema vs Persebaya lebih banyak.
Tragedi Heysel yang terjadi pada 29 Mei 1985 dalam laga final Liga Champions antara Liverpool dan Juventus menewaskan 39 orang. Kala itu, tembok stadion Heysel runtuh dan menyebabkan korban jiwa.
Dan yang lebih parah, aparat keamanan menggunakan gas air mata untuk mengendalikan massa. Padahal penanggulangan kerusuhan suporter dengan gas air mata dilarang oleh FIFA.
Hal ini tertuang dalam pasal 19 aturan FIFA tentang Stadium Safety and Security Regulations. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta beralasan pihaknya menembakkan gas air mata karena suporter yang masuk ke lapangan mulai bertindak anarkis.
Kerusuhan pecah setelah Arema kalah tipis 2-3 dari rival sesama dari Jawa Timur, Persebaya. Suporter yang kecewa meluapkan emosi dengan masuk ke lapangan dan mulai melakukan perusakkan.
Aparat keamanan yang bertugas langsung bereaksi membubarkan massa yang membanjiri lapangan hijau. Karena kerusuhan semakin massiv, polisi melepas gas air mata ke arah tribun.
Tak pelak suporter yang masih di tribun dan yang keluar dari lapangan berdesakan.Padahal FIFA melarang aparat menggunakan gas air mata dalam penanganan kerusuhan suporter di dalam stadion.
Sebagian besar korban yang meninggal disebabkan sesak napas dan terinjak karena berdesakkan saat mencoba keluar stadion. Mereka yang meninggal bukan lantaran bentrok dengan suporter Persebaya, karena suporter Persebaya sedang dalam larangan menonton di stadion.
Baca Juga: Gara-gara Insiden Suporter Arema FC, Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
Tag
Berita Terkait
-
Gara-gara Insiden Suporter Arema FC, Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
-
Mahfud MD: Panitia Pelaksana Laga Arema vs Persebaya Cetak Tiket Lampaui Kapasitas Stadion
-
Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan:Panitia Pelaksana Abaikan Saran Aparat Keamanan
-
Penggunaan Gas Air Mata untuk Halau Suporter Arema FC Disorot, Langgar Aturan FIFA
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Fabiola Elizabeth Eks Istri Reza Smash Jadi Tersangka Kasus Love Scamming, Rugikan Korban Rp41 M
-
Mantan Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum Tinggalkan Al-Ettifaq
-
Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Di Tengah Riuh Karnaval di Malang, 2 Pemuda Gasak Motor Pengunjung
-
Nasib Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Ditentukan John Herdman
-
23.353 Kendaraan Melintasi Tol Padang-Sicincin pada Libur Panjang
-
Sempat Takut 'Beauty is Pain', Mikha Tambayong Temukan Metode Perawatan Wajah yang Nyaman
-
5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
-
Tayang 4 Juni, Night Shift for Cuties Angkat Dunia Fangirl K-Pop di Netflix