PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG - Roemah Difabel Semarang mendapat kunjungan dari Tim Ombudsman RI dan Danish Parlementary Ombudsman atau Ombudsman Denmark, Selasa (15/11/2022). Mereka yang datang antara lain Dr Johanes Widijantoro, Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia, Klavs Kinerrup Hededan Anggota Ombudsman Denmark dan Siti Farida Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah.
"Kunjungan ini untuk melanjutkan kerja sama dengan Ombudsman Indonesia yang sebelumnya sudah terjalin dengan baik," kata Klavs Kinnerup.
Ombudsman yang diberi tugas mengawasi penyelanggaraan layanan publik diharapkan memberikan pemenuhan terhadap hak-hak difabel.
"Semoga ke depannya fasilitas-fasilitas publik di Indonesia lebih ramah dan aksesibel untuk teman-teman difabel sehingga bisa bepergian tanpa rasa khawatir," ujar Novi Dibyantari, pimpinan Roemah Difabel.
Kunjungan di Sekretariat diawali dengan pembacaan puisi berjudul "We Are Different but We Are Able". Selain itu ada persembahan angklung, medley gerak, lagu daerah dan sharing session bersama Mas Baihaqi, salah satu difabel netra yang mengalami diskriminasi CPNS tahun 2019.
"Melalui kunjungan ini, Ombudsman diharapkan dapat menjadi jembatan bagi hambatan-hambatan pada hak-hak Difabel di Jawa Tengah yang masih sering ditemui," kata Didik Sugiyanto, Pembina Yayasan Sahabat Satu Harapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau