PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Di sudut Simpang Tiga Desa Selakambang, bunga-bunga tumbuh menghiasi Taman Gembrungan. Tangan-tangan kreatif tidak saja mengubah wajah persimpangan yang muram itu menjadi taman tempat berseminya warna-warni bunga, namun juga persemaian harapan para penjaja jajanan khas Purbalingga.
Taman itu semula hanya gundukan tanah terbengkelai. Tak ada yang peduli dengan gundukan itu. Pemotor dan angkutan desa lalu-lalang begitu saja tanpa sudi untuk sekadar melirik sudut pertigaan strategis di kawasan itu.
Namun ketika lanskap gundukan Gembrungan dirombak menjadi taman, setiap yang melintas di persimpangan itu selalu menyempatkan mengalikan pandangan mata. Gundukan tanah yang muram itu mendadak berubah seperti gadis remaja yang mulai pandai bersolek.
Selain sebagai ruang hijau yang sukses memenuhi fungsi estetikanya, perlahan taman ini menjadi ruang publik tempat warga menikmati waktu senggangnya.
Bersamaan dengan metamorfosis Taman Gembrungan, tumbuh iklim usaha bagi para penjaja jajanan dan kudapan khas Purbalingga. Jadilah pusat kuliner sekaligus berbagai hasil kerajinan warga setempat.
Pemerintah Desa Selakambang kemudian mengukuhkan tempat itu menjadi rest area Taman Gembrungan. Lokasinya berada di persimpangan jalan Purbalingga-Pengadegan dan Purbalingga-Penolih Kejobong.
Pembangunan rest area Taman Gembrungan direncanakan menelan anggaran Rp 1,5 miliar. Pada tahap awal ini, Pemdes Selakambang mengalokasikan Rp 200 juta dari dana desa. Dana ini dimanfaatkan untuk penataan tempat.
“Kami sudah merencanakan, karena disini tanah kas desa yang tidak digunakan dan masih berupa pegunungan, sehingga kami dengan temen-temen perangkat membuat masterplan Taman Gembrungan,” kata Kades Selakambang, Bambang Wibowo, Senin (28/11/2022).
Setelah diresmikan, Taman Gembrungan akan dikembangkan sebagai pusat kuliner. Saat ini ada 125 UMKM di Selakambang yang sudah menempati taman Gembrungan.
Baca Juga: Data UNAIDS: 51 Persen Kasus HIV Baru Terjadi Pada Kelompok Remaja, 12 Persennya Anak-Anak
Rest area ini diproyeksikan menjadi kawasan titik kumpul para pengunjung di sejumlah titik wisata di Kecamatan Kaligondang
Untuk mewujudkan visi itu, Desa Selakambang menjalin kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan pelatihan untuk pelaku UMKM di Selakambang. Satu di antaranya pelatihan membuat makanan berbahan dasar singkong menjadi wingko ketela.
Sementara Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan, Desa Selakambang dipilih menjadi tujuan roadshow pemulihan ekonomi. Alasannya karena Desa Selakambang masuk dalam kategori desa dengan penduduk miskin ekstrim. Road show pemulihan ekonomi menjadi sentuhan dan bantuan pemerintah kabupaten.
Roadshow pemulihan ekonomi sendiri dilatarbelakangi pandemi Covid-19 dua tahun lalu yang memicu resesi di Indonesia, termasuk Purbalingga.
“Banyak yang terdampak, tidak heran angka perekonomian di tingkat nasional dan daerah menurun drastis. Bahkan angka perekonomian nasional kita mencapai angka minus. Termasuk Purbalingga mengalami angka minus karena covid,” kata Tiwi, sapaan karib Bupati.
Sesuai mandat Presiden Jokowi, tahun 2022 pemerintah daerah diminta fokus pada pemulihan ekonomi. Oleh karenanya pemerintah daerah Kabupaten Purbalingga menindaklanjuti instruksi presiden dengan mengagendakan kegiatan roadshow pemulihan ekonomi di seluruh kecamatan di Purbalingga. Harapannya roadshow pemulihan ekonomi mampu memperkenalkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.
Berita Terkait
-
Pengumuman, Jalan Desa Tanalum - Sumampir Tertutup Longsoran Tanah
-
Petani Purbalingga Terima 605 Mesin Pompa Air di Puncak Musim Penghujan
-
Konektivitas Lalu lintas Pariwisata Pemalang, Purbalingga, Banyumas Lewat Jalan Pintas
-
Demi Hidupkan Bandara, Perjalanan Dinas Pemerintah Desa di Purbalingga Disuruh Pakai Pesawat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes