/
Minggu, 18 Desember 2022 | 20:20 WIB
ilustrasi HP ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM- Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna aktif terbesar di internet. Dan kebanyakan pengguna internet di Indonesia menggunakan Smartphone atau HP.

Maka tidak heran merek SamSung, iPhone, Xiaomi, Realme, Oppo, Vivo, Infinix dan iQOO laris manis di pasar Indonesia.

Merek-merek di atas berhasil menjual produknya di Indonesia karena sudah memenuhi sejumlah syarat. Antara lain adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN hingga 35 persen. 

Walaupun terhitung sudah banyak merek HP yang masuk ke Indonesia, masih ada beberapa merek HP yang terkenal di dunia tapi tidak dijual di Indonesia atau kurang peminat. 

Berikut adalah beberapa merek HP yang tidak dijual atau kurang di Indonesia:
1.Google Pixel
Google Pixel adalah merek HP terkenal milik perusahaan raksasa Google. Namun sayang, merek HP ini tidak dijual di Indonesia secara resmi. Ada beberapa alasan kenapa Pixel tidak masuk indonesia ini dijual secara resmi. 

Salah satu alasannya adalah Pixel memiliki teknologi bernama Motion Sense yang bekerja seperti radar dan fitur ini disebut-sebut sebagai alasan mengapa gawai ini tak diterima di beberapa negara.

Sementara itu, spektrum yang digunakan fitur tersebut adalah 60 GHz. Di beberapa negara, pita frekuensi ini tidak bisa dimanfaatkan oleh publik.

Selain itu Motion Sense juga menggunakan teknologi biometric authentication yang di beberapa negara tidak diizinkan untuk digunakan secara luas.

2.Sony
Sony merupakan raksasa elektronik milik Jepang dan pernah menjadi salah satu pemain utama pasar ponsel Indonesia dengan berbagai produk termasuk jajaran Xperia. Tetapi di sekitar 2016, merek ini tiba-tiba pergi meninggalkan Indonesia di tangan merek asal Korea dan China.

Baca Juga: Tips Persiapan Berkendara dengan Mobil Sebelum Perjalanan Libur Nataru

Memang Indonesia seperti Brasil, India dan China - negara-negara dengan pasar HP terbesar dunia - lebih berminat pada ponsel murah ketimbang yang berkualitas.
Sementara Sony, dengan gawai yang punya kualitas tinggi dan sering kali kurang kaya fitur, dijual dengan harga lebih mahal. 

3.Motorola dan Lenovo
Pada awal boomingnya ponsel pintar, Motorola sempat mengeluarkan beberapa produk andalan mereka. Akan tetapi lama-kelamaan, produk-produk buatan perusahaan ini hilang bak ditelan zaman.

Di Indonesia Lenovo dan Motorola sempat berjaya, tetapi hengkang pada 2018 silam. Persaingan yang ketat dengan sesama pemain dari Tiongkok membuat merek ini memilih mundur.

4.OnePlus
Sama seperti Sony, OnePlus juga pernah mencoba peruntungan di Indonesia. Tetapi akhirnya mundur dan hengkang pada 2016 karena tak mampu mematuhi aturan TKDN dari pemerintah. OnePlus dikenal sebagai HP dengan kualitas tinggi dan kamera mumpuni.

5.LG
LG adalah satu-satunya rekan Samsung asal Korea Selatan yang pernah berkiprah di Indonesia. Sayang, merek ini mundur dari Tanah Air pada 2018 lalu.Alasannya adalah persaingan yang terlalu ketat dan LG tak lagi mampu bertarung tidak saja di Indonesia, tetapi juga di kancah global. Merek ini memutuskan untuk keluar dari bisnis HP pada 2021 kemarin.

Load More