PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Dieng masih menjadi tujuan utama wisatawan untuk liburan Natal dan Tahun Baru.
Wisatawan dari berbagai daerah datang ke Dieng untuk berlibur dan menikmati sejumlah objek wisata.
Dieng bisa ditempuh melalui banyak rute, baik melalui Wonosobo, Batang, maupun Banjarnegara.
Bagi yang tak biasa atau belum pernah ke Dieng menggunakan kendaraan pribadi, biasanya akan mengikuti petunjuk google map.
Namun perlu hati-hati, tidak sepenuhnya jalur yang direkomendasikan google maps tepat dan lancar tanpa kendala.
Seperti dialami sejumlah pengendara tujuan Dieng via Banjarnegara. Ini diungkapkan Karnaeni, warga Desa Majatengah Kecamatan Banjarnegara.
Karnaeni menceritakan, sejumlah pengendara mobil justru melewati desanya, Majatengah dengan tujuan Dieng.
Memang melalui desanya dari Banjarnegara bisa tembus ke Dieng, namun rutenya justru lebih jauh atau memutar ketimbang melalui jalur utama, Jalan Provinsi Banjarmangu-Karangkobar.
Tidak hanya itu. Masalahnya, di desanya ada dua titik jalan yang longsor sehingga sulit dilalui kendaraan. Satu titik longsor bahkan nyaris tidak bisa diakses kendaraan roda empat karena medan yang menanjak dan ambles.
Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia Lawan Thailand, Tuan Rumah tak Jaminan
Walhasil banyak kendaraan plat luar kota tujuan Dieng yang harus putar balik karena terjebak Jalan longsor di Desa Majatengah.
"Banyak kendaraan luar kota tujuan ke Dieng yang lewat jalur Gripit, Beji, Majatengah karena panduan dari google map.
Tapi betapa kecewanya karena jalan di Majatengah ada dua titik yang rusak, " katanya
Padahal, untuk memutar balik, pengendara harus menempuh perjalanan lebih panjang lagi untuk sampai ke Dieng.
Ia pun berharap pihak berwewenang untuk memasang rambu-rambu petunjuk ke Dieng, khususnya di pertigaan pasar Gripit Kecamatan Banjarmangu.
Sehingga wisatawan tidak salah pilih jalan melalui Desa Majatengah yang sulit diakses mobil karena longsor.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Bedak Apa yang Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 7 Rekomendasinya yang Cocok
-
Rekor Tangkapan Sabu Terbesar di Ponorogo Pecah, Polisi Ungkap Pengendali Bisnis dari Balik Lapas
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketika Galvalum Menang, Petani Kayu Tumbang
-
Senyum Semringah, Inilah Aksi Pak Tarno Tunjukkan Sulapnya
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan
-
Kepsek-Guru SMP Islamic Center Siak Diperiksa Imbas Siswa Meninggal Kena Ledakan
-
5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
-
Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas