PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Mihadi (70), warga Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga punya rutinitas membakar sampah. Namun ketika menjalankan kebiasaannya membakar sampah, Mihadi melihat hal yang tidak biasa, kepulan asap mengepul dari rumah tetangganya.
Kepulan asap datang dari rumah Sunarti (35) pada Sabtu, 21 Januari 2023 pukul 18.00 WIB. Melihat kepulan asap pekat itu, Mihadi tak ragu rumah tetangganya sedang kebakaran.
Sontak Mihadi berteriak meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Sejurus kemudian warga keluar berhamburan, lalu gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya.
Api akhirnya berhasil padam dan hanya membakar satu bagian kamar rumah korban berikut barang di dalamnya.
Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kaligondang. Petugas pun datang beberapa menit kemudian dan mulai mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa tempat kejadian.
"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun satu bagian kamar tidur di rumah tersebut sempat terbakar," kata Kapolsek Kaligondang, AKP Sugeng Tugiono.
Bagian kamar rumah korban yang terbakar berukuran sekitar 2,5 x 2,5 meter. Api membakar barang di dalamnya diantaranya satu buah kulkas, satu lemari kayu berikut isinya, dua lemari plastik berikut isinya dan satu kasur.
"Akibat kerusakan barang di dalam kamar rumah korban, kerugian ditaksir mencapai Rp. 3 juta," ungkap kapolsek.
Kapolsek menambahkan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Asal kebakaran dari instalasi listrik yaitu kabel serabut pada kulkas milik korban.***
Baca Juga: Kecanduan Seks: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan yang Bisa Dilakukan
Berita Terkait
-
Keren! Pemadam Kebakaran Sukses Evakuasi Pemuda yang Coba Bunuh Diri di Tambora
-
Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Padat Penduduk di Medan, Dua Orang Tewas
-
Kebakaran di Padang Hanguskan 50 Unit Sepeda Motor, Kerugian Capai Rp 750 Juta
-
Pasar Sepuran Wonosobo Ludes Terbakar, Api Padam Dua Jam Setelah 8 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik