PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Desa wisata merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat untuk memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki oleh suatu desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Di antara desa wisata di Kabupaten Banyumas yang tengah dikembangkan adalah Desa Plana. Desa itu saat ini sedang dalam proses pembangunan program desa wisata berbasis agrowisata bernama Agrowisata Jambuan.
Hasil dari program ini merupakan kegiatan pengembangan wisata yang berkaitan dengan kegiatan pedesaan dan pertanian untuk meningkatkan nilai tambah kegiatan pertanian dan kesejahteraan desa.
Proses pembangunan Agrowisata Jambuan di Desa Plana sudah dilakukan sejak tahun 2020. Terletak di tempat yang strategis dan dengan lahan yang cukup luas membuat proses pembangunan dapat dilakukan dengan cukup cepat. Saat ini tanaman yang sudah ada yaitu tanaman jambu kristal, jambu air citra dan kelengkeng new kristal.
Jambu Kristal merupakan salah satu hasil percobaan pengembangan dari Jambu Biji. Jambu kristal memiliki biji lebih sedikit, namun tekstur buahnya lebih renyah. Buah jambu air citra memiliki daging buah tebal, rasa manis, bertekstur renyah, kadar air tinggi (juicy) dan tidak memiliki biji.
Selain itu, buah jambu air citra berukuran besar dengan berat 100-200 gram per buah namun jika perawatan tanaman baik dapat menghasilkan hingga buah dengan berat 200-350 gram.
Sedangkan kelengkeng new kristal adalah salah satu jenis tanaman kelengkeng lokal unggulan. Buah Kelengkeng new kristal berbentuk bulat dan mempunyai ukuran buah yang besar. Daging buahnya tebal, berwarna bening sedikit keruh. Tekstur buahnya renyah dengan sedikit kandungan air dan mempunyai biji yang berukuran kecil.
Kedua tanaman ini sekarang masih dalam proses pertumbuhan dan selalu dipantau perkembangannya. Nantinya di tempat Agrowisata Jambuan akan dilengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti ruang pertemuan, kolam renang, kolam pancing, pasar produk UMKM, tempat parkir, dan lainnya. Pada tahun 2023 ini pemerintah desa akan membangun pagar keliling serta pintu masuk wisata.
Meskipun, tingginya biaya operasional pembangunan dan biaya perawatan tanaman jambu dan kelengkeng membuat pembangunan sedikit tersendat. Namun ini tidak membuat surut semangat warga dan pemerintah Desa Plana.
Baca Juga: BUMDes di Kebumen Boleh Kelola Aset Daerah
Dengan kerjasama dari semua pihak, harapannya program Desa Wisata “Agrowisata Jambuan” di Desa Plana ini dapat dibuka dan diresmikan pada tahun 2025 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh