PURWOKERTO.SUARA.COM – Kelelahan tubuh dapat terjadi pada siapa saja, terlepas dari usia dan jenis kelamin. Kelelahan dapat muncul setelah melakukan aktivitas fisik yang berat atau aktivitas yang terus menerus.
Kondisi ini dapat mempengaruhi kinerja dan kesehatan tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Ada banyak hal yang akan berdampak pada tubuh yang bermula dari kelelahan. Namun ternyata dari berbagai penelitian kelelahan tidak menyebabkan orang sehat meninggal mendadak.
Hal itu diungkapkan dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP(K), dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah yang merupakan Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Medik Pusat Jantung Nasional RS Harapan Kita mengatakan,
Menurut dr. Dicky tidak bisa alasan kelelahan membuat orang meninggal mendadak kalau orangnya sehat. Beda jika sudah ada kelainan genetik. Sebab tanpa ada kelainan bawaan, tanpa kelainan penyakit lainnya hal itu mustahil terjadi.
“Lihat saja orang yang lari maraton, kan enggak meninggal. Satu atau dua kasus ada yang meninggal, selalu ada penyebabnya,” kata Dicky dikutip Antara, Minggu (19/02/2023).
Sebelumnya, ramai di media sosial video seorang kurir yang meninggal saat mengantarkan paket. Diduga, kurir tersebut meninggal mendadak akibat kelelahan.
Namun menurut Dicky, seseorang yang meninggal secara mendadak biasanya memiliki masalah kesehatan yang mempengaruhi kerja jantung, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
“Hipertensi bikin jantung bengkak, cepat capek. Hipertensi sendiri mungkin enggak langsung bikin meninggal, tapi kalau enggak terkontrol dan pasiennya kelelahan, jantungnya harus kerja keras melawan hipertensinya, suatu saat jantungnya udah enggak sanggup,” ujar Dicky.
“Jadi yang membuat meninggal mendadak itu seberapa besar penyakit tersebut mempengaruhi jantung,” tegasnya.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu, Jadwal SNBP dan SNBT 2023
Sementara dr. Dony Yugo, SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari rumah sakit yang sama menambahkan, gangguan irama jantung juga menjadi salah satu kondisi penyebab seseorang meninggal mendadak.
“Gangguan irama jantung bisa bikin jantung berhenti, Istilahnya, jantung bisa berdenyut karena listrik. Kalau listriknya korslet, ya sudah, jantungnya berhenti. Apa yang menyebabkan listriknya korslet? Contohnya jantung koroner, serangan jantung, itu bisa bikin korslet listriknya atau gangguan irama,” jelas Dony.
Untuk itu, baik Dicky maupun Dony, sama-sama menyarankan untuk rajin melakukan cek kesehatan, terlebih jika sudah mengetahui ada riwayat penyakit jantung.
“Kalau memang punya sakit jantung, perlu pemeriksaan yang baik. Nanti dinilai apa yang mesti dilakukan supaya jantungnya lebih aman untuk bekerja, dan seberapa kuat. Jangan hanya minum obat, enggak bisa begitu,” ujar Dicky.
“Nomor satu, intinya adalah medical check up. Usia di atas 30 tahun harus medical check up, Cek kolesterol kita berapa, tensinya, gulanya, harus selalu dicek. Kedua, ya gaya hidup sehat, stop merokok, makan bergizi, sama olahraga teratur 3-5 kali seminggu dan setiap olahraga minimal 30 menit,” pungkas Dony.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya