PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Salah satu problem yang kerap dikeluhkan masyarakat menjelang mudik lebaran adalah banyaknya akses jalan rusak.
Hal ini sangat umum terjadi di banyak tempat/daerah. Termasuk di Kabupaten Kebumen, dimana wilayahnya masuk dalam jalur padat yang menjadi jalan utama para pemudik.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan beberapa langkah penanganan guna mengatasi jalan-jalan yang mengalami kerusakan.
Jalur arus mudik di Kebumen masuk melalui jalur utama Jalan Nasional batas Banyumas - Prembun dan JJLS, Jalan Provinsi Gombong-Sempor- Batas Banjanegara dan Jalan Prembun- batas Wonosobo menuju jalan kolektor kabupaten yang menghubungkan antar ruas jalan di atasnya.
Penanganan jalan itu menjadi tiga bagian sesuai kewenangannya, yakni jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten.
"Untuk jalan nasional sudah dilakukan penanganan oleh pemerintah pusat, begitu juga jalan provinsi ditangani provinsi, dan Pemkab Kebumen menangani jalan-jalan kabupaten," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Joni Hernawan, dalam keterangannya, Kamis 13 April 2023.
Untuk jalan nasional bagian tengah dari Ijo perbatasan Banyumas sampai Prembun, sudah dilakukan penanganan. Penanganan menggunakan rigid beton di sekitar Kutowinangun telah selesai.
Kemudian untuk JJLS saat ini masih dalam proses perbaikan oleh Satker Balai Jalan Nasional.
"JJLS dan Jalan Nasional bagian tengah secara umum sudah siap untuk menyambut pemudik,"ucapnya.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-22 vs Lebanon
Kemudian untuk jalan provinsi, dari Prembun-Wadaslintang, Gombong- Sempor-Banjarnegara, Karangbolong- Ayah saat ini juga tengah dilakukan perbaikan, berupa tambal sulam untuk jalan-jalan yang berlubang.
Termasuk Jalan Daendels juga tengah dilakukan perbaikan oleh provinsi.
"Secara umum sudah bisa berfungsi untuk lalulintas mudik dan sudah kita cek memang ada pemeliharaan rutin atau pekerjaan emergency yang sedang dilakukan. Bahkan Jalan Daendels yang masih non status juga tengah diperbaiki oleh provinsi," ucap Joni.
Adapun Pemkab Kebumen juga sudah menetapkan jalur arus mudik melalui koordinasi lintas sektoral.
Pertama dari sisi barat, yakni jalan dari Ijo-Bumiagung-Demangsari sampai Ayah. Kedua, jalan Selokerto-BuayanJladri , Gombong-Kuwarasan-Puring. Ketiga, jalan Purwodeso-Petanahan.
Joni menuturkan, untuk jalan-jalan kabupaten yang rusak saat ini juga tengah dilakukan perbaikan rutin dengan Lapen darurat berupa perataan agregat atau LPA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing