PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menggelar Bazar Murah Ramadhan. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjamin komoditas yang dijual harganya lebih murah dibanding di pasaran.
"Sebagian besar yang yang dijual Insya Allah lebih murah daripada harga-harga yang ada di pasaran karena ada mekanisme subsidi yang dilakukan oleh pemerintah," kata Bupati Tiwi saat Pembukaan Bazar Murah Ramadhan di Alun-alun Purbalingga, Sabtu (15/4).
Bupati menyampaikan, bazar ini bekerjasama dengan mitra-mitra pemerintah seperti komunitas, pengusaha - pengusaha, BUMN, toko modern, UMKM.
Kegiatan ini diinisiasi dalam rangka membantu masyarakat meringankan beban memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan masyarakat bisa semakin semangat menyambut Hari Raya Idul Fitri," katanya.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purbalingga, Agung Widiarto mengungkapkan kegiatan ini sebagai langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat. Karena semua peserta/penjual berkomitmen mengenakan harga yang lebih murah daripada harga di pasaran.
"Ada 15 peserta yang turut berpartisipasi dengan jumlah 30 stand," katanya.
Bazar ini juga banyak menyediakan minyak goreng murah. Hal ini untuk menstabilkan harganya yang akhir-akhir ini tengah fluktuatif.
"Dari Dinperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) juga menyediakan paket sembako murah dengan nilai Rp 75 ribu namun bisa dibeli dengan harga Rp 50 ribu," katanya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mengeluarkan Zakat Mal dalam Islam, Begini Aturannya Menurut Buya Yahya Agar Sah
Pada kesempatan ini juga dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat berupa pakaian bagus layak pakai oleh Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purbalingga. Bazar ini hanya diselenggarakan 2 hari yakni tanggal 15 - 16 April 2023 di Alun-alun Purbalingga. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Siap-siap Pulang Kampung! 40 Bus Mudik Gratis Pemkab Bogor Segera Diberangkatkan
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
iQOO 15R Resmi Rilis di Indonesia: Snapdragon 8 Gen 5 Pertama, Baterai 7.600 mAh dan Mulai Rp7 Juta
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Telkomsel Siaga Ramadan dan Lebaran 2026, Trafik Data Diprediksi Tembus 70 PB