PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA - Banyak masyarakat yang bertanya bagaimana cara memahami hak dan kewajiban pelaku bisnis online agar bisa maju. Memahami hak dan kewajiban membuat pebisnis online mengetahui batasan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.
DR Edy Santoso, Dosen Unsoed Purwokerto, dalam sebuah loka karya literasi digital memaparkan pemahaman hak dan kewajiban pelaku usaha digital.
Banyak hal yang harus dimengerti dan dipahami sebelum memulai atau terjun dalam berbisnis online agar aman dan terhindar dari risiko besar. Di antaranya bertanggungjawab, melindungi dan menjelaskan urgensi pengambilan data konsumen jika memang memerlukannya.
Pemanfaatan data yang dikumpulkan harus jelas dan alasan penggunaan juga dijelaskan kepada konsumen secara benar dan jujur. Yang terakhir menjamin kualitas barang dan memperbolehkan konsumen untuk mengujinya.
Contoh media sosial seperti facebook, Twitter dan lainnya. Sebelum digunakan, pengguna harus menyetujui ketentuan layanan dan mengisi formulir data diri. Di sana dijelaskan alasan mengapa pelaku usaha meminta data tersebut.
"Saat kita melakukan registrasi akun, penting untuk membaca dan memperlihatkan ketentuan layanan," ujarnya.
Saat ini perkembangan teknologi informasi di dunia terus berkembang secara masif. Pengguna internet Indonesia pun mencapai 202 juta pengguna.
Dengan semakin berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan canggih, maka efek terhadap masyarakat juga akan semakin terasa. Karena itu, pengguna harus lebih selektif memahami hak dan kewajiban pelaku usaha maupun jasa dan lain.
Literasi digital kali ini mengangkat tema "Pahami Hak dan Kewajiban Pelaku Usaha".
Untuk mencapai tujuan itu maka perlu sosialisasi sistem digital termasuk pemahaman cara mengembangkan dunia usaha secara online.
Baca Juga: Reino Barack Ogah Terjun ke Dunia Politik, Warganet Malah Ungkit Soal Masa Lalu
Dengan demikian diharapkan masyarakat di Kabupaten Banjarnegara bisa lebih memahami cara menggunakan aplikasi digital dalam usaha di era digital seperti saat ini.
Winda Sabrina dari NXG Indonesia menambahkan, kompetensi keamanan digital meliputi mengamankan perangkat digital, mengamankan identitas digital, mewaspadai penipuan digital, dan yang terakhir memahami rekam jejak digital.
Sementara Fredy, panitia acara yang langsung mendapat mandat dari Kementrian Komunikasi dan Informatika, menjelaskan, acara sosialisasi literasi digital digelar pada Sabtu malam, 29 April 2023.
Acara ini mengangkat tema "Pahami Hak dan Kewajiban Pelaku Usaha". Acara ini juga diisi dengan pengajian akbar serta pertunjukan musik campursari religi.
Acara malam di lapangan Desa Blimbing, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara berlangsung meriah. Masyarakat tampak sangat senang dan antusias dengan informasi dan juga ilmu seputar literasi digital.
Terlebih ada sajian hiburan pagelaran wayang religi yang dikolaborasikan dengan campursari.
Berita Terkait
-
Sempat Ngojek Cari Ikan di Sungai Serayu, Warga Selokromo Wonosobo Hilang
-
Empat Jenazah Korban Dukun Slamet Masih Misteri, Polres Banjarnegara Terus Buka Posko Laporan Orang Hilang
-
Kenali Ciri-ciri Hoaks dan Cara Mencegahnya
-
Wujudkan Transformasi Masyarakat Digital, Kemenkominfo Jalin Kerja Sama dengan BMDV
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah