/
Sabtu, 06 Mei 2023 | 21:01 WIB
Lahan petani yang direlakan untuk lintasan alat berat ke lokasi penggalian

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Jumlah korban pembunuhan  dukun pengganda uang Mbah Slamet di Banjarnegara belum bertambah. Jasad yang ditemukan sejauh ini masih 12 orang. 


Jasad itu ditemukan terkubur di ladang milik orang tuanya di Kecamatan Wanayasa. 
Delapan di antaranya telah teridentifikasi. 


Jasad yang telah teridentifikasi sudah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman. 


Sementara empat jasad lainnya belum teridentifikasi karena hanya menyisakan tulang belulang. 


Beberapa waktu lalu, polisi melakukan pembongkaran kembali terhadap lahan milik petani, tak jauh dari TKP. 


Upaya itu dilakukan untuk menemukan kembali kemungkinan adanya korban lain dari Mbah Slamet. 


Pembongkaran saat itu dilakukan menggunakan alat berat. Namun meskipun dibantu alat berat, rupanya upaya petugas tidak membuahkan hasil. 


Padahal penggalian dilakukan sudah  berdasarkan petunjuk tersangka Mbah Slamet. 


Karena tidak membuahkan hasil, lahan yang sudah digali akhirnya ditutup atau diratakan kembali menggunakan alat berat. 

Baca Juga: Sekolah Siaga Kependudukan Sejahtera SMA Negeri 2 Purwokerto Gelar Literasi Keliling


Namun ketidakjelasan keberlanjutan kegiatan itu membuat petani pemilik lahan bingung. Sebab, menurut Kepala Desa Balun Mahbudiono, tempat penggalian itu merupakan lahan produktif yang biasa diolah untuk ditanami berbagai komoditas pertanian. 


"Kalau mau ditanami, petani gak tahu nantinya mau digali lagi atau tidak. Nanti sudah ditanami, tidak tahunya ada penggalian lagi kan petaninya nanti rugi, " katanya


Sebab itu petani berharap segera ada kejelasan terkait status kelanjutan kegiatan itu.  Dengan begitu petani bisa kembali beraktivitas normal untuk mengolah lahannya. 


Sebagaimana diketahui, tersangka Tohari saat ini masih ditahan di rutan Polres Banjarnegara. 


Kejahatannya terbongkar setelah salah satu korbannya, PO jasadnya ditemukan terkubur di ladang. Setelahnya ditemukan korban-korban lain yang jasadnya dikubur di lokasi sama.  Terakhir total jasad yang  berhasil diangkat berjumlah 12 orang. 


Tohari sendiri tidak mengingat identitas satu persatu korbannya karena jarak waktu kejadian yang sudah lama serta banyaknya korban. 

Load More