PURWOKERTO.SUARA.COM, PEMALANG - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan PT Sinar Multi Komunika menggelar literasi digital yang dibarengi dengan perelaran gebyar budaya di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat 19 Mei 2023.
Literasi digital makin mendesak seiring perkembangan teknologi. Teknologi digital memang memberi kemudahan untuk masyarakat dalam akses informasi, di antaranya melalui Facebook, Instragram, Twitter, dan platform lain yang berbasis internet.
Untuk itu kegiatan litereasi digital yang dipusatkan di lapangan Tegal Melati Desa Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Jumat (19/5/23).
Literasi Digital yang dibarengi dengan gelar budaya menghadirkan tiga narasumber, antara lain Drs Andri Adi MSi, Camat Petarukan. Ia menyampaikan dalam pemaparanya menitikberatkat kepada UMKM di Petarukan.
Apa lagi Petarukan sudah ada indrustri rumahan yaitu Tempe Godong Dowo, Pecak Belut dan Prodak UMKM lainya yang sudah memecahkan rekor muri serta para pelaku UMKM melakukan pemasaranya melalui media internet.
Diyah Ajeng Srikandi SSN dalam pemaparannya menyampaikan kepada generasi muda untuk mencintai seni budaya tradisional. Kecintaan pada budaya bisa diekspresikan di media sosial ataupun dalam kehidupan berbudaya berbangsa sebab kemajemukan seni merupakan elemen pemersatu bangsa.
Krisna Aditiya, dari social strategis Tular Nalar menyampaikan strategi berbisnis melalui media sosial selain mudah untuk pemasaran juga jangkauanya lebih luas dan bisa diakses oleh setiap orang.
Pembahasan kali pertama ini bertujuan memberi pemahaman terhadap masyarakat agar pengguna sosial media lebih produktif.
"Jangan hanya menjadi konsumen didunia internet," kata Fredy selaku paniatia acara
Baca Juga: CEK FAKTA: Aa Gym Meninggal Dunia usai Salat Berjamaah
Saat ini pengguna media sosial dipermudah dengan fitur cangih yang ada di alat komunikasi seperti handphone sehingga bisa mengembangkan kreativitas apapun termasuk bisnis berbasis online.
Selain pemaparan materi dari narasumber masyarakat juga dihibur dengan seni tradisional yaitu Campursari dan Wayang Golek dari Paguyuban Seni Candra Birawa dari Banyumas dengan dang Ki Bima Setiyo Aji. ***
Berita Terkait
-
Pentingnya Jaga Etika di Media Sosial agar Tak Terancam Pidana
-
Waspada Rekam Jejak Digital, Pesan Literasi Digital dan Gelar Budaya Kemenkominfo di Cilacap
-
Kemenkominfo Berikan Pelatihan Menjadi Kreatif di Dunia Digital Sejak Dini
-
Jadi Netizen Bijak dan Berakhlak Mulia Bersama Kemenkominfo, Literasi Digital dan Gebyar Budaya di Cilacap
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Sekolah Rakyat Siap Difungsikan, Tumbuhkan Harapan untuk Cetak Generasi Unggul
-
Pemprov Riau Imbau ASN Pria Antar Anaknya ke Sekolah di Hari Pertama
-
Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik
-
Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan
-
Pertama Kali Berangkat dari Stasiun Gambir? Ini 7 Hal yang Sering Buat Bingung dan Jawabannya
-
Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga
-
Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB