PURWOKERTO.SUARA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera memberi izin tertulis pemakaian Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk gelaran laga Persebaya Surabaya, setelah tuntas melakukan asesmen.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya memastikan, lapangan Stadion GBT siap dipakai pertandingan. Terdekat, untuk Laga Surabaya 730 Game memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) akhir pekan ini, Minggu (28/5/2023) mendatang.
Menurutnya dalam laga Persebaya Surabaya menjamu Bali United itu, Stadion GBT bisa dipastikan jadi home base.
“Tetapi yang jelas lapangannya siap buat main. Kemarin Persebaya Surabaya minta surat untuk home base, insya Allah segera kami balas,” kata Eri Cahyadi, Rabu (24/5/2023).
Pemberian izin itu dilakukan, kata dia, karena asesmen sudah tuntas. Baik dari klub, pemkot, polisi, dan supporter.
“Sudah selesai berbarengan, Persebaya, kami, Bonek, dan kepolisian. Ada beberapa yang harus disekati tetapi tidak permanen,” katanya lagi.
Beberapa hasil asesmen, ada penambahan infrastruktur non permanen untuk alasan keamanan pertandingan.
“Karena yang internasional tidak boleh, contoh disbilitas yang menuju ke lapangan itu kalau asesmen polisi ditutup karena ditakutkan ada penonton ke lapangan, itu kami tutup dan perpanjang. Tetapi tidak permanen, jadi untuk pertandingan internasional kami buka lagi,” tandasnya.
Diketahui, perizinan pakai Stadion GBT sempat terkendala karena masih dalam proses renovasi oleh Kementerian PUPR. Hingga akhirnya pada Kamis (11/5/2023) lalu, kementerian telah memberi izin ke pemkot.***
Baca Juga: PSSI Resmi Umumkan Laga Indonesia vs Argentina, Erick thohir : Tiketing Lebih Booming dari Coldplay
Berita Terkait
-
Pasca Kepulangan dari Sea Games Kamboja, PSIS Semarang Langsung Perpanjang Kontrak Alex Aldha Yudi
-
Datangkan Amunisi Baru, Rifky Suryawan Eks Winger PSS Sleman Resmi Gabung dengan PSIS Semarang
-
Maksimalkan Persiapan di Musim Depan, Persebaya Akan Gelar TC Jelang Kompetisi Bergulir
-
Perkuat Lini Pertahanan, Persebaya Surabaya Kembali Datangkan Amunisi Baru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
-
Logika vs Durhaka: Mengapa Berargumen Sering Kali Dianggap Tidak Tahu Adab?
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Dari Teras Udayana sampai Jalan Majapahit: Mengintip Surga Kuliner Ramadan di Kota Mataram
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun