PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN -Perkembangan teknologi yang berbasis internet menyebabkan pergeseran teknik pemasaran. Pergeseran ini ditandai dengan terhubungnya produsen dan pelanggan secara langsung. Di samping menghemat biaya juga produk yang ditawarkan lebih murah.
Untuk itu Kementrian Komunikasi dan Informatika melalui PT Sinar Multi Komunika sebagai pelaksana kegiatan menggelar acara sosialisasi literasi digital yang dibarengi dengan gelar budaya.
Acara yang digelar di lapangangan Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada hari Jumat (23/6/23).
Acara tersebut dihadiri tiga narasumber dengan mengangkat tema "Tingkat Penjualan Online Sales".
Fidya Laela Sari, salah satu narasumber dari MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) menyampaikan Go Digital saat ini adalah pengembangan bisnis berbasis internet atau yang sering disebut bisnis online.
"Selain lebih praktis dan cepat serta hemat biaya juga hubungan antara produsen dan konsumen lebih mengena dan langsung juga harga lebih murah," pungkasnya.
Sofingi SPdI selaku kepala Desa Bejiruyung sebagai narasumber dari unsur pemerintahan menuturkan, materinya menitikberatkan pada pruduk UMKM yang ada di Desa Bejiruyung. Selain itu juga butuh keuletan serta kesabaran dalam berjualan online.
"Melalui kegiatan dari kementrian KOMINFO - RI yang dibarengi dengan gelar budaya tentunya dengan moda digital yang berbasis internet untuk lebih giat dan semangat dalam melaksanakan marketing sales e - Market prodak UMKM yang ada didesa bejiruyung," tuturnya.
Eko Sembodo selaku budayawan dan juga sebagai salah satu Dosen di salah satu Universitas di Jakarta menyampaikan era digitalisai yang berbasis internet sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM termasuk ragam budaya lokal akan lebih mudah mengena kalangan masyarakat.
Baca Juga: Apresiasi dan Evaluasi Kurikulum Merdeka
"Tingal bagaimana mengemas marketing prodaknya saja supaya seni dan budaya bisa diterima di semua lapisan masyarakat," katanya.
Selain pemaparan dari para narasumber, masyarakat juga dihibur dengan pagelaran wayang golek yang dibawakan dalang Ki Bima Setyo Aji dari Banyumas.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting