PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupaten Banyumas tidak lengkap tanpa singgah di Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur. Terletak hanya 270 meter dari Alun-alun Kota Purwokerto, di sana ada kampung yang unik.
Seperti halnya di Kota Malang, di Kota Satria ini juga telah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan pemukiman yang berwarna-warni dengan julukannya Kampung Pelangi.
Sekedar informasi, Kampung Pelangi bermula dari sebuah rukun tetangga yang memiliki inisiatif untuk memperindah pemukiman mereka. Sebab lingkungan permukiman yang padat penghuni, warga setempat sepakat untuk menghiasi rumah-rumah mereka dengan cat warna-warni yang cerah.
Ide ini pun berkembang dengan cepat, dan hasilnya adalah sebuah kampung yang menyala dengan warna-warni yang menakjubkan. Nama "Kampung Pelangi" dipilih karena sebelumnya wilayah ini termasuk kampung padat penghuni dan juga berdekatan dengan bantaran sungai.
Dikutip dari Kanal YouTube doyan plesir pada Selasa 04 Juli 2023, adanya transformasi warna-warni yang indah, kampung ini jadi menghilangkan kesan kumuh dan memberikan suasana yang ceria serta menyenangkan bagi penduduk dan pengunjungnya.
Setiap sudut kampung dipenuhi dengan keceriaan dan keindahan. Rumah-rumah yang sebelumnya sederhana kini berubah menjadi lukisan warna yang menarik. Dinding-dinding yang sebelumnya polos, kini menjadi kanvas bagi seni dan kreativitas warga.
Berjalan melalui jalan-jalan di Kampung Pelangi, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang memukau, dengan setiap rumah memiliki warna dan desain yang berbeda-beda. Tak hanya keindahan visual, Kampung Pelangi juga menjadi tempat yang ramai dengan kegiatan seni dan budaya.
Warga setempat sering menggelar berbagai acara dan pertunjukan, seperti festival seni, musik, dan pameran lukisan. Hal ini membuat kampung ini semakin hidup dan menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar.
Kampung Pelangi telah menjadi contoh inspiratif bagi komunitas pemukiman lainnya. Keberhasilannya dalam mengubah lingkungan yang semula monoton menjadi sebuah kampung yang berwarna-warni menjadi motivasi bagi banyak orang untuk melakukan hal serupa di daerah mereka sendiri.
Baca Juga: Hanya 22 KM dari Alun-alun Purbalingga, Wisata Ini akan Gelar Festival Gunung Slamet Akhir Bulan Ini
Diharapkan, dengan adanya Kampung Pelangi, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga keindahan lingkungan dan menciptakan tempat tinggal yang menyenangkan. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Kampung Pelangi dan merasakan keajaiban warna yang menghiasi setiap sudut kampung ini.
Nikmati keindahan visual, ikut berpartisipasi dalam kegiatan seni dan budaya, serta terinspirasi oleh semangat kreativitas dan kerjasama warga. Kampung Pelangi adalah bukti nyata bahwa dengan sedikit inisiatif dan keinginan untuk berubah, kita dapat menciptakan tempat tinggal yang lebih indah dan menyenangkan bagi kita semua.***
Tag
Berita Terkait
-
Berjarak 70 KM dari Purwokerto, Wisata Ini Menawarkan View yang Tidak Bisa Dilupakan
-
Hanya 160 Meter dari Alun-alun Purwokerto, Pusat Perbelanjaan Ini jadi yang Terbesar di Banyumas : Semua Barang Ada ?
-
Hanya 7,3 Km dari Alun-alun Purwokerto, Destinasi Wisata Ini Suguhkan Konsep Liburan Ala Eropa : Ada Kolam Renangnya Juga!
-
Cuma 3,8 Km dari Alun-alun Purwokerto! Ada Stadion Terbesar di Kabupaten Banyumas : Mampu Tampung 15 Ribu Penonton
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi