PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Umumnya satu daerah atau kabupaten memiliki kebudayaan sama, termasuk bahasa.
Namun di kabupaten wilayah Jateng bagian selatan barat ini, dua kebudayaan masih terjaga.
Di Kabupaten Cilacap, kebudayaan Jawa dan kebudayaan Sunda hidup berdampingan. Secara administratif, Cilacap masuk kawasan eks karesidenan Banyumas.
Secara umum, kebudayaan Banyumas juga bercorak Banyumasan, termasuk dalam hal bahasa menggunakan bahasa Banyumasan atau Penginyongan alias Ngapak.
Namun rupanya tidak semua daerah menggunakan bahasa Jawa Banyumasan atau Ngapak.
Di Cilacap bagian barat, masyarakatnya justru menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
Jadi jangan heran, ketika memasuki wilayah itu, anda menemui warganya bertutur dengan logat Sunda.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Cilacap yang penduduknya masih kental dengan tutur Bahasa Sunda antara lain, Kecamatan Dayeuhluhur, Kecamatan Wanareja, Kecamatan Patimuan, Kecamatan Mejenang, Kecamatan Kedungreja, Kecamatan Karangpucung dan Kecamatan Cimanggu.
Berada di lingkungan dengan kebudayaan Sunda di wilayah itu pun serasa sudah tidak lagi berada di wilayah Banyumasan, atau sudah berada di daerah Jawa Barat.
Padahal wilayah-wilayah itu masih masuk Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.
Meskipun daerah paling barat itu memang berbatasan atau dekat dengan Provinsi Jawa Barat.
Bukan hanya bahasa, kebudayaan Sunda lain juga masih kental di penduduk setempat, misal kesenian tari Jaipong dan angklung.
Kebudayaan Sunda yang masih kental di wilayah bagian barat Cilacap itu memiliki histori tersendiri. Dimana wilayah-wilayah itu dulunya disebut masuk kekuasaan Kerajaan Padjajaran yang sebagain besar daerahnya berada di Jawa Barat.
Selain dari letak geografis, daerah Cilacap bagian barat itu juga memang dekat atau berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat.
Bahkan, masyarakat setempat lebih memilih pergi ke Jawa Barat yang lebih dekat untuk memenuhi kebutuhannya di banding ke Kota Cilacap yang sangat jauh.
Tag
Berita Terkait
-
Berjarak 9,2 KM dari Pusat Banjarnegara, Di Tempat Ini Dapat Menikmati View Sungai Serayu dari Atas
-
Wow! Cuma 2,2 Km dari Alun-alun Purbalingga, Ada Hotel yang Sedang Ekspansi ke Seluruh Indonesia
-
Hanya 1,5 Km dari Alun-alun Purbalingga, Tak Disangka Bisnis Kuliner Rumahan Tumbuh Besar di Gang Sempit Ini
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun
-
Philips Rilis Mesin Kopi Baristina Bar Pro 500, Cold Brew Hanya 90 Detik
-
Ramalan Zodiak 18 Maret 2026: 5 Zodiak Ini Punya Peruntungan Terbaik
-
7 Sepatu All Rounder Murah Kualitas Tinggi untuk Lari, Jalan hingga Nongkrong
-
CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen
-
7 iPhone Ini Harganya Anjlok, Mulai Rp8 Jutaan!
-
Daftar SPKLU Sumbagsel 2026: 64 Lokasi Charger di Sumsel, Jambi & Bengkulu Didukung Listrik Andal
-
6 Jawaban Elegan untuk Pertanyaan 'Kapan Nikah?' Saat Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Sutradara Legendaris Waralaba Doraemon Tsutomu Shibayama Wafat di Usia 84