PURWOKERTO.SUARA.COM - Estafet Tunas Kelapa (ETK) merupakan kegiatan tradisi dan ciri khas dari kegiatan kepramukaan di Jawa Tengah.
Kegiatan Estafet Tunas Kelapa sudah dimulai sejak tahun 1979, sekaligus sebagai kegiatan yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai alat untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka yaitu membentuk manusia yang berkarakter.
Kegiatan Estafet Tunas Kelapa kali terakhir digelar pada 2018 silam dan sempat mandeg lantaran pandemic covid 19 pada beberapa lalu.
Tahun ini, Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah dilaksanakan selama sepuluh hari pada bulan Agustus dengan mengambil 14 titik start.
Proses pemberangkatan titik awal kegiatan Estafet Tunas Kelapa dilaksanakan di Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora pada Senin 21 Agustus 2023.
Sementara itu Kabupaten Banjarnegara dijadwalkan akan menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa pada Jumat 25 Agustus 2023 dari Kabupaten Wonosobo yang berlokasi di pasar Tunggara.
Prosesi timbang terima pasukan Estafet Tunas Kelapa menurut rencana akan dilaksanakan pukul 15.00 WIB oleh Bupati Wonosobo kepada Pj Bupati Banjarnegara.
Perjalanan pasukan Estafet Tunas Kelapa dijadwalkan akan melintasi beberapa kecamatan di bumi gilar-gilar sesuai dengan rute yang telah dipersiapkan.
Setelah timbang terima dari Kabupaten Wonosobo, pasukan Estafet Tunas Kelapa akan melintas jalur propinsi hingga bermalam di area The Pikas Adventure.
Baca Juga: Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, PSPK Kebo Kuning Paksa Andalas Berbagi Point
Keesokan harinya pada Sabtu 26 Agustus 2023, pasukan Estafet Tunas Kelapa melanjutkan perjalanan dari The Pikas Adventure menuju etape berikutnya yakni finish dibalai desa Bantarwaru dan SMPN 3 Banjarnegara dengan finish di jembatan clangap.
Diperkirakan pada pukul 10.00 WIB pasukan Estafet Tunas Kelapa akan melintas dari jembatan clangap menuju SDN 1 Linggasari dan finish di halaman SMK Cokroaminoto Wanadadi.
Perjalanan pasukan Estafet Tunas Kelapa pada etape terakhir akan dilanjutkan dari SMK Cokroaminoto Wanadadi menuju Bondolharjo sebelum akhirnya melintasi di SDN 1 Kecepit dan finish di SMPN 2 Pengadegan untuk dilakukan timbang terima pasukan kepada kabupaten Purbalingga.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim