PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) mencanangkan program Desa Iklim yang bertajuk Desa Tangguh Bencana (Destana), bertempat di Desa Panusupan, Cilongok, Banyumas.
Adapun bentuk dari kegiatan itu berupa pembuatan kolam penampungan air bersih.
Acara yang bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banyumas, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Cilongok, serta Pemuda Pancasila (PP) Desa Panusupan itu menyalurkan bantuan air bersih dengan total 30.000 liter pada tiga titik kekeringan di Desa Panusupan, yakni Dusun 1 (Grumbul Kalijoho), Dusun 2 (Grumbul Peterongan), dan Dusun 3 (Grumbul Legok).
Ketua tim PPK Ormawa HMPS Pendidikan Geografi UMP Ichlasul Muthi’ mengatakan tujuan dari program tersebut untuk mengurangi dampak dari kekeringan.
Berawal dari rasa keprihatinan mengenai kondisi lingkungan di Desa Panusupan yang mengalami kekeringan pada satu bulan terakhir, tim menyalurkan bantuan air bersih
“Berbekal hasil kajian sejarah bencana yang kami lakukan, bahwa desa tersebut sempat mengalami kondisi serupa yang cukup parah pada tahun 2019, jadi dari situ kami berinisiatif,” ujarnya Senin (28/8/2023).
Kepala Desa Panusupan Imam Sangidun mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa atas bantuan tersebut.
“Apabila dirasa efektif, ke depannya kami berharap jumlah kolam penampungan air bisa diperbanyak untuk mengurangi dampak kekeringan, karena di Panusupan masih banyak lokasi yang membutuhkan air bersih ketika kekeringan melanda,” jelasnya.
Kepala Dusun 3 Grumbul Legok, Wartam merasa sangat terbantu. Dengan adanya kolam tersebut, memudahkan akses bantuan air di masa yang akan datang sehingga proses dropping air jadi lebih cepat dan mudah, serta sangat membantu aktivitas sehari-hari yang membutuhkan air bersih.
Alwi Baharudin, salah satu anggota KOKAM Cilongok membantu kegiatan tersebut dengan cara mendukung kebutuhan mobil, tandon air dan driver.
Adapun sumber air berasal dari sumur yang terletak di perbatasaan antara Desa Sudimara dan Desa Kasegeran.
Kemudian air dari sumur dimasukkan ke tandon penampungan lewat pompa air. Ketika dibutuhkan, air bisa langsung diambil lewat tandon penampungan tersebut, sehingga warga tidak perlu melakukan aktivitas ‘ngusungi banyu’ lagi dari sumur.
HMPS Pendidikan Geografi membuat total tiga kolam penampungan air dengan kapasitas air per kolam 13.000 liter. Target pengisian air bersih per kolam diisi sebanyak 10.000 liter, sehingga total menjadi 30.000 liter.
Tag
Berita Terkait
-
Membawa Estafet Tunas Kelapa, Pasukan Bermalam di Tempat Lahir Jenderal Soedirman Purbalingga
-
Berjarak 31 KM dari Bandara Jalaluddin, Mall yang Berada di Kawasan Gorontalo Business Park Jadi Salah Satu yang Terbesar
-
Cuma 82 Km dari Bandara Internasional Juanda, Wisata Alam Perbukitan yang Ada di Kabupaten Gresik Ini Punya Dua Landscape Berbeda: Ada Tempat Kemahnya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting