/
Senin, 25 September 2023 | 19:39 WIB
Aksi saling dorong terjadi antara masa dan petugas dalam simulsi Sispamkota pada Senin 25 September 2023 (doc. Polres Banjarnegara)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Sekelompok masa di Banjarnegara terlihat berbuat anarkis dan terpaksa dibubarkan oleh petugas pada Senin 25 September 2023.

Aksi dorong antara ratusan masa dan petugas pun tak bisa dibendung, bahkan petugas terpaksa menggunakan pagar betis dan perlengkapan komplit.

Pemandangan tersebut terjadi saat simulasi Sistem Pengmanan Kota atau Sispamkota dalam rangka antisipasi kontingensi Kamtibmas jelang pemilu 2024 yang berlangsung di alun-alun kota Banjarnegara.

Semulasi yang diikuti oleh petugas gabungan Polres, Kodim dan Satpol PP Banjarnegara tersebut dilakukan dalam upaya menghadapi situasi hijau, kuning dan merah.

Kapolres Banjarnegara AKBP Era Johny Kuriawan, SIK, MH mengatakan simulasi digelar sebagai upaya meningkatkan ketrampilan petugas dalam menghadapi massa serta mendukung profesionalitas saat bertugas.

"Prinsipnya yakni mengatisipasi adanya kerawanan Kamtibmas yang mungkin terjadi saat Pemilu serentak 2024 mendatang khususnya di wilayah Banjarnegara," ujarnya.

Lebih jauh Kapolres mengatakan, simulsi tersebut mengandung maksud untuk melakukan pengecekan sarana dan prasarana serta mensimulasikan kondisi yang mungkin terjadi.

"Kami berharap simulasi ini memberikan rasa percaya kepada masyarakat agar tetap mempercayakan Kamtibmas kepada TNI dan Polri," tegasnya.

Pihaknya berharap, kondisi jelang pelaksanaan Pemilu serentak pada 2024 mendatang tetap kondusif dan berjalan aman serta damai.

Baca Juga: Serabi Banyumasan, Kuliner Khas yang Diburu Achmad Husein Setelah Lengser Jadi Bupati

Sementara itu, simulasi dimulai saat petugas melakukan patroli yang menemukan masa yang tidak puas dengan hasil Pemilu dan hendak melakukan unjuk rasa.

Pengamanan dilakukan didepan kantor KPU hingga penanganan aksi unjuk rasa dan anarkis dengan menerjunkan sejumlah perlengkapan seperti unit Dalmas dan regu satwa.

Selain itu dalam simulasi tersebut juga dilakukan penggelaran security barier, pendorongan masa, penangkapan terhadap provokator, pertolongan pertama, penembakan gas air mata, penyemprotan water canon hingga penanganan lain sesuai standar SOP yang berlaku.**Alw

Load More