- Kasus dugaan kekerasan mahasiswa UNISA Yogyakarta viral di media sosial kini resmi ditangani Polresta Sleman.
- Polresta Sleman melalui Satreskrim memulai proses penyelidikan atas laporan dugaan kekerasan tersebut per Kamis (5/2/2026).
- Pihak UNISA Yogyakarta telah memanggil pelaku yang mengakui perbuatannya sebelum laporan masuk ke kepolisian.
Suara.com - Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan mahasiswa Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta tidak hanya berhenti pada penanganan internal kampus. Kasus yang viral di media sosial ini kini resmi bergulir ke ranah hukum.
Polresta Sleman mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan kekerasan tersebut dan kini tengah menindaklanjutinya.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, membenarkan bahwa perkara dugaan kekerasan tersebut sudah masuk dalam penanganan aparat penegak hukum.
"Perkara sudah ditangani oleh Satreskrim Polresta Sleman. Proses masih tahap penyelidikan," kata AKP Salamun saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).
Berawal dari Viral Media Sosial
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah unggahan akun X @agikristianto viral. Unggahan tersebut mengungkap dugaan aksi kekerasan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa terhadap adik perempuannya.
Sebelumnya, pihak kampus UNISA Yogyakarta melalui Wakil Dekan FIKES Bidang Kemahasiswaan, Wantonoro, telah mengakui bahwa kedua belah pihak, baik terduga pelaku maupun korban adalah mahasiswa mereka.
Ia menegaskan bahwa pihak kampus tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan di lingkungan akademik.
"Sebagai bentuk tanggung jawab kami, karena keduanya merupakan mahasiswa kami, kami turut prihatin dan tentu menyesalkan kejadian ini," kata Wantonoro, dalam keterangan resminya, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: 6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
Setelah mengidentifikasi kedua belah pihak, Wantonoro bilang UNISA Yogyakarta telah bergerak cepat dengan memanggil terduga pelaku untuk dimintai klarifikasi.
Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, pelaku telah mengakui perbuatannya.
"Pelaku sudah kami panggil ke kampus dan mengakui perbuatannya serta menyadari bahwa perilaku tersebut merupakan hal yang tidak pantas," ucapnya.
Namun, dengan masuknya laporan ke Polresta Sleman, pelaku kini tidak hanya menghadapi ancaman sanksi akademis dari pihak universitas, tetapi juga potensi jeratan pidana sesuai hukum yang berlaku.
Berita Terkait
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani
-
Ayahnya Eks Pemain Italia, Robin Mirisola Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina