PURWOKERTO.SUARA.COM Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar penyusunan rencana awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabumian pada Jumat 28 September 2023.
Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo, Pj Sekda Kebumen Aden Andri Susilo, Kepala Bappeda Kebumen Edi Rianto, serta seluruh jajaran pimpinan OPD, para akademisi dan ormas.
Bupati memimpikan, pada 20 tahun mendatang atau tahun 2045, di era teknologi yang semakin canggih, pelayanan publik di Kebumen bisa serba digital. Masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor, cukup klik dari rumah. Layanan akan lebih cepat, lebih dekat, lebih mudah dan gratis.
"Sebelum membayangkan Kebumen di tahun 2045, saya coba flasback 20 tahun ke belakang, dimana masyarakat kita pada saat itu belum mengenal internet, hp masih sangat terbatas. Tapi sekarang balita dan anak-anak sudah pada pegang HP, dan sekarang hampir semua orang punya akun media sosial," ujar Bupati.
Bupati juga melihat kendaraan di Kebumen saat ini sudah semakin menjamur. Hampir setiap rumah sekarang sudah memiliki sepeda motor. Mobil juga semakin banyak. Berbeda dengan Kebumen pada 20 tahun yang lalu.
"Begitu banyak perubahan yang terjadi, yang dulu mungkin sama sekali tidak terbayangkan. Artinya, dalam 20 tahun ke depan perubahan apapun bisa terjadi jika kita mau, jika kita punya keberanian, jika kita punya tekad. Kita harus bekerja
keras untuk melakukan lompatan. Inilah yang harus kita lakukan," ucapnya.
Menurut Bupati, banyak PR yang harus diselesaikan oleh Kabupaten Kebumen, berkaitan dengan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, ia berharap pembangunan jangka panjang ini harus benar-benar direncanakan dengan baik, sehingga masyarakat Kebumen siap menyambut Indonesia emas di 2045.
Sementara itu, Kepala Bappeda Jawa Tengah Harso Susilo menambahkan, untuk visi misi RPJPD Kabupaten Kebumen 2045 sudah selaras dengan arah pembangunan jangka panjang Provinsi, dan Pemerintah pusat.
"Saya lihat isu-isu strategisnya sudah hampir sama semua. Dalam penyusunan RPJPD ini memang harus linier dengan provinsi dan pusat, meski dalam penjabaran kebijakannya berbeda. Namun arahnya tetap sama," ujar Harso.
Baca Juga: Berjarak 3,5 Km dari Stasiun Pangandaran, Wisata Ini Sajikan Pantai Pasir Putih yang Eksitis
Ia menyebut ada 10 isu strategis pembangunan jangka panjang provinsi yang mencerminkan masalah di kabupaten/kota, yakni menyangkut bonus demografi, kemiskinan, tata kelola, dan kondusifitas wilayah.
"Itu penting karena provinsi tidak punya wilayah, dan tidak punya penduduk, semua ada di kota dan kabupaten masing-masing," ucapnya.
Sedangkan, Kepala Bappeda Kebumen Edi Rianto menyampaikan Visi RPJPD Kabupaten Kebumen 2045 yakni "Kebumen Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Hal ini berbeda dengan visi RPJPD Kebumen 2005-2025, yakni "Kebumen Yang Mandiri dan Sejahtera Berbasis Agrobisnis"
Pada 2045, Kebumen Maju adalah Kebumen sebagai Kabupaten yang memiliki sumber daya manusia yang unggul dengan didukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan akuntabel. Mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta Infrastruktur yang mantap.
"Pertama, kalau dulu kan kita sangat-sangat kualitatif, sekarang lebih kuantitatif, sudah mulai terukur. Kedua, dalam penyusunan ini kita melibatkan banyak unsur, kalau dulu kan hanya satu role saja. Jadi per tema per segmen, semua ada unsur pembahasannya. Termasuk menggunakan polling. Jadi secara mekanisme sekarang lebih lengkap," ucapnya.
Ketiga, dari sisi sasaran, menurut Edi, RPJPD dulu lebih fokus bicara kesejahteraan. Namun RPJPD 2045 sudah banyak berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi, kemandirian, dengan harapan Kebumen bisa mendukung Indonesia emas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman