PURWOKERTO.SUARA.COM, Peristiwa Gerakan 30 September PKI (G30 SPKI) tak akan hilang dari memori warga Indonesia. Peristiwa itu sekaligus mengubah peta politik Indonesia secara radikal.
Setelahnya PKI yang dituding dalang dari gerakan itu dibubarkan. Para pengurus dan simpatisan diburu untuk ditahan, bahkan banyak yang meninggal.
Termasuk juga di Banjarnegara. Ada seorang yang dituduh pengurus Partai Komunis Indonesia (PKI) dari sebuah desa di pegunungan ditangkap rezim kala itu.
Sebagaimana yang lain, ia pun dibawa ke pulau Buru dan ditahan. Keluarga dan anak istrinya dia tinggalkan.
Puluhan tahun pria itu tidak ada kabar. Sedangkan isu mereka yang ditangkap karena dituduh PKI biasanya bernasib menyedihkan.
Istrinya pun berpikir suaminya itu sudah meninggal. Suatu ketika, ada pria lain yang meminang.
Perempuan itu akhirnya menerima. Bukannya tidak setia pada suaminya. Namun puluhan tahun tidak ada kabar membuatnya gundah gulana. Sedangkan ia butuh nafkah untuk hidup yang masih panjang.
Akhirnya keduanya pun menikah dan hidup serumah. Bertahun-tahun mereka menjalani rumah tangga dengan tenang.
Wanita itu juga sudah tak berpikir suaminya yang dulu akan kembali.
Namun siapa menyangka, suatu hari, setelah puluhan tahun tak ada kabar dari penjara, suaminya dulu ternyata masih hidup.
Bak disambar petir di siang bolong, suami pertamanya yang dianggap sudah meninggal tiba-tiba pulang ke rumah.
Ia masih hidup dan sudah bebas dari penjara. Harusnya hari itu menjadi momen indah, rasa senang membuncah, karena dua insan yang puluhan tahun berpisah kembali dipertemukan.
Mantan tahanan politik itu senang karena akan bertemu istri dan keluarga tercinta yang lama ditinggalkannya.
Namun ia kaget, ketika di rumahnya mendapati ada pria lain. Yang lebih menyesakkan dadanya, pria itu telah resmi menikahi istrinya.
Ia harus menerima kenyataan pahit bahwa istrinya sudah dimiliki orang lain. Sang istri juga tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaannya. Antara senang suami yang lama dirindukan pulang, bercampur gundah karena saat ini sudah dalam kekuasaan pria lain yang juga berstatus suaminya.
Cerita bersambung..
Tag
Berita Terkait
-
Sekitar 7,7 Km dari Stasiun Solo Jebres, Destinasi Kuliner di Kabupaten Karanganyar Ini Cocok untuk Nongkrong: Punya Desain Aestetik Bernuansa Pantai!
-
Hanya 2,4 Km dari UIN Khas Jember, Pusat Perbelanjaan Ini Punya Fasilitas Lengkap untuk Wisata Belanja Sekaligus Liburan: Mau Coba ?
-
Mesin Politik PKB Mrebet Memanas, Pengurus Solid Rebut Kemenangan di Pemilu 2024
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang