PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Jajaran ASN di Pemkab Kebumen bersama TNI/Polri dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan trotoar Moro Soetta di Jalan Soekarno Hatta pada Minggu pagi 15 Oktober 2023. Kegiatan ini juga diikuti Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Bupati terlihat turut serta membersihkan trotoar Moro Soetta menggunakan sikat, bersama pimpinan OPD dan Pj. Sekda Kebumen Aden Andri Susilo. Kegiatan itu bagian untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih dan nyaman.
"Pada Minggu pagi ini kita bersama-sama dengan jajaran ASN dan TNI/Polri dari Polsek/Koramil Kebumen melaksanakan kerja bakti membersihkan Moro Soetta, agar tempat yang ramai dikunjungi masyarakat ini bisa bersih," tuturnya.
Kegiatan ini, tutur Bupati juga sekaligus untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Terutama para pemilik ruko yang berada di Moro Soetta agar rutin membersihkan halamannya. Karena merekalah yang memanfaatkan trotoar Moro Soetta untuk berdagang.
"Jadi semangatnya adalah mengajak agar bagaimana masyarakat yang punya ruko ini punya kesadaran untuk bisa secara rutin membersihkan trotoar Moro Seotta. Karena membersihkan tempat ini tidak cukup sekali," ucapnya.
Pihaknya juga terus melakukan penataan Moro Soetta, baik pedagangnya maupun penataan parkir. Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak parkir sembarangan, misalnya di jalur sepeda. Kantong-kantong parkir sudah disediakan di sebalah kanan bahu jalan atau di Pasar Tumenggungan.
Tidak hanya itu, penataan Moro Soetta tengah diperluas sampai tugu PKK Alun-alun Kebumen. Ia menargetkan perluasan Moro Soetta selesai pada tahun ini.
"Di perencanaan selesai tahun ini, kita perluas ke barat sampai tugu PKK," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Asep Nurdiana menambahkan, kegiatan semacam ini akan dirutinkan minimal sebulan sekali yang diikuti jajaran OPD. Namun ia berharap dari pedagang atau pemilik ruko bisa melaksanakan satu minggu sekali.
Baca Juga: Berlibur ke Dieng Banjarnegara, Rasakan Sensasi Berenang dan Berendam Air Panas Disini
"Pada prinsipnya kita mendukung bagaimana lingkungan ini menjadi bersih. Tapi tanpa dorongan dari masyarakat yang mau bergerak secara mandiri, maka akan sulit, meskipun ke depan akan kita rutinkan dengan mengajak semua komponen. Tapi saya berharap masyarakat khususnya pedagang yang harusnya lebih intens," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern