Ranah.co.id - Kasus satu keluarga meninggal di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, hingga kini masih menjadi teka-teki. Dalam mengusut kasus ini, pihak kepolisian akan melibatkan berbagai macam ahli.
Diketahui kepolisian kini tengah mempertimbangkan untuk memanggil ahli serangga, guna memastikan waktu kejadian tewasnya keluarga tersebut.
"Dalam penyelidikan ini kami harus berkoordinasi, apakah perlu mengundang ahli serangga," ujar Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, dikutip dari suara.com, Kamis (17/11/2022).
Hengki mengungkapkan, bahwa saat pertama kali ditemukan terdapat belatung pada jenazah korban.
"Karena kami menemukan misalnya belatung. Dan ini bisa mengarahkan kapan dia meninggal. Nah ini tim ahli," lanjut Hengki.
Diketahui jenazah para korban ditemukan warga pada Kamis (10/11/2022) lalu. Penemuan ini bermula dari keluhan warga yang mencium aroma tidak sedap dari rumah korban.
Adapun keempat korban, yaitu Rudianto (71) suami, Margaret (58) istri, Dian (40) anak, dan Budianto (69) paman. Keempatnya diduga meninggal tiga minggu yang lalu, terhitung sejak pertama kali ditemukan.
Hengki menyadari bahwa kasus kematian keluarga ini tergolong rumit, sehingga diperlukan ketelitian serta kehati-hatian dalam mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.
Karena itu terang Hengki, kepolisian turut melibatkan sejumlah ahli guna mengusut kasus tersebut.
"Ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan. Dan ini bukan satu ahli. Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation," ungkap Hengki.
Terdapat bermacam ahli yang dihadirkan, salah satunya adalah ahli Psikiatri dan Psikologi Forensik. Adapun keduanya dilibatkan demi mendalami secara menyeluruh terkait profil keempat korban.
Lebih lanjut Hengki mengungkapkan, bahwa pihaknya juga melibatkan ahli Patologi Anatomi, ahli Forensik Medikolegal, ahli Toksiologi, dan ahli DNA, dalam pemeriksaan yang dilakukan pada hari Rabu (16/11/2022), di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dengan agenda pemeriksaan keempat jenazah.
"Tim ahli gabungan dari RS Polri Sukanto dan RSCM Universitas Indonesia melaksanakan kegiatan pendalaman dan melengkapi pemeriksaan terhadap empat jenazah, dalam rangka mencari keindetikan dengan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan," pungkasnya. (Syifa Aisyah Putri/Mg3)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
6 Parfum Pria yang Disukai Wanita, Wanginya Meninggalkan Jejak
-
Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!
-
Suka Bold Casual Look? Ini 4 Ide Daily Outfit ala NANA yang Modis Abis
-
Duel Intelektual Menuju Itera 1: Lima Profesor Terbaik Berebut Kursi Nakhoda Baru
-
Pemerintah Cairkan Bansos PKH Periode April-Juni 2026, Begini Cara Ceknya
-
Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump
-
Panggilan Telepon Penyelamat: Siasat Bejat Pria di Malang Jerat Remaja 14 Tahun dengan Uang 50 Ribu
-
4 Pilihan Mobil Listrik Alternatif BYD yang Nyaman dan Lebih Ramah Budget
-
10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Bayi dan Anak, Aman Dipakai si Kecil