Ranah.co.id - Seorang perempuan asal Kotamobagu, Sulawesi Selatan dan bayinya yang baru berumur 21 minggu dilaporkan terlantar di Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar).
Kasihumas Polres Pariaman, AKP Syafrudin L mengatakan, perempuan yang terlantar itu bernama Melisa Makoginta (31).
Menurut Syafrudin, Melisa datang ke Padang Pariaman, Sumbar karena berkenalan dengan seorang laki-laki di daerah tersebut lewat facebook, dan dia dijanjikan bakal dinikahi.
Lalu, atas iming-iming bakal dinikahi itu, Melisa dan putrinya yang baru berumur 21 minggu datang ke Padang Pariaman dengan ongkos dibayarkan oleh laki-laki itu.
"Namun, setelah sampai di Sungai Geringging, kenalannya tidak mau bertanggung jawab dengan alasan tidak direstui orang tuanya," ujar Syafrudin dikutuip dari tribratanews, Kamis (19/1/2023).
Alasan keluarga laki-laki itu tidak menerima Melisa, lanjut Syafrudin, karena Melisa telah memiliki anak.
"Karena Melisa telah memiliki seorang anak yang berumur 21 minggu. Akibatnya Melisa dan anaknya terlantar dan ditampung oleh Kapolsek Sungai Geringging serta diinapkan di rumah Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Geringging, Aiptu Abdi," jelasnya.
Kemudian, mendapati informasi itu, Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz juga langsung merespons.
"Akhirnya Melisa dan anaknya diberangkatkan kembali ke Sulawesi Utara dengan penerbangan udara. Awalnya, Melisa ini datang dari Batam, Kepulauan Riau," katanya.
Baca Juga: Pemuda Asal Rote Ndao Ludahi Polisi di Jalan Raya, Berakhir Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
MDKA Tambah Kepemilikan EMAS, Saham Tembus 64%
-
Bli Nyoman, Sosok Penggerak Desa Sejahtera Astra di Desa Les, Buleleng Bali
-
4 Cushion Waterproof untuk Makeup 17 Agustus, Anti Luntur Meski Terkena Keringat
-
Pemicu Konflik Anak Tuha Versi Kapolres Lampung Tengah
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Masih Ada Keluarga Harus Pilih Antara Makan atau Berobat
-
4 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Ringkas dan Santai tapi Tetap Sopan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan
-
Pekan Depan, Amerika Serikat Umumkan Sanksi Baru untuk Iran yang Belum Pernah Ada
-
Prabowo Siapkan Kejutan di Pidato Kenegaraan, Masyarakat Diminta Simak hingga Tuntas
-
7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui