/
Sabtu, 11 Maret 2023 | 12:58 WIB
Ammar Zoni. (YouTube Audy Joinaldy Tv)

Ranah.co.id - Saat ini lagi hangat pemberitaan soal penangkapan aktor Ammar Zoni dalam kasus narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Ini merupakan untuk kedua kalinya suami Irish Bella itu ditangkap dalam kasus narkoba. Sebelumnya aktor 29 tahun itu juga pernah ditangkap dalam kasus yang sama pada 2017 lalu.

Ammar Zoni sendiri diketahui pernah membintangi beberapa sinetron ternama termasuk Ikatan Cinta. Di sinetron tersebut, Ammar Zoni masuk di episode dan berperan sebagai Ammar.

Tidak itu saja, artis bernama lengkap Muhammad Ammar Akbar sendiri memulai karier sebagai model. Ia juga pernah membintangi sinetron 7 Manusia Harimau di RCTI.

Tidak banyak yang tahu, sebelum dirinya terkenal dan sukses seperti saat ini, rupanya Ammar Zoni pernah menjadi buruh angkut pasir hingga memotong getah untuk dapatkan uang jajan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar)

Hal itu diungkapkan Ammar Zoni di Minang Podcast dalam kanal Youtube Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy yang tayang pada 4 Desember 2021 lalu.

Dalam podcast itu, Ammar Zoni menceritakan kehidupannya saat kecil hingga menjadi terkenal saat ini. Berawal saat dia berusia 12 tahun. Saat itu ibu Ammar Zoni meninggal dunia.

"Kita mau dibawa bapak pindah ke Muaro Labuah, Solok Selatan. Terus saya memutuskan untuk tetap stay di Jakarta, tinggal sama tante. Adik-adik dibawa ayah ke Solok Selatan," terangnya.

Akan tetapi empat tahun kemudian saat berumur 16 tahun, Ammar Zoni akhirnya memutuskan untuk pulang kampung ke Muaro Labuh Solok Selatan. Tinggal bersama kakek dan neneknya

Baca Juga: Beli Rumah Miliaran, Ini 3 Tips Sukses di Usia 20 ala Fuji si Rich Aunty

"Tapi bapak pindah ke Jakarta. Saya tinggal di kampung. Saya harus belajar hidup. Jadi di saat itu, saya tidak tahu kegiatannya mau ngapain," bebernya.

Ammar Zoni mengatakan, saat itu Muaro Labuh masih sepi juga masih mati lampu. Untuk berjuang hidup, Ammar Zoni ikut membantu kakeknya. Seperti, memberi makan ayam hingga memotong getah.

"Tapi gak dapat uang jajannya. Akhirnya saya ikut kawan-kawan ambil pasir. Dapat uang Rp50 ribu. Lalu cetak batako dapat Rp100 ribu," sambungnya.

Namun akhirnya Ammar Zoni berpikir bahwa kehidupannya tidak ingin seperti ini terus dan ingin berkembang. Akhirnya ia belajar silek tuo (silat tua).

Ia mengaku terinspirasi setelah menonton Film Merantau yang kareografer silatnya Datuak Gampo Alam. Ammar Zoni merasa memiliki potensi seperti Iko Uwais.

"Saya belajar silek tuo. silek harimau," katanya.

Dia pun mengikuti berbagai kejuaraan silat hingga ke Malaysia dan Hongkong. Ammar Zoni pernah meraih juara 2 di pekan olahraga daerah (Porda).

Tak puas dengan itu, Ammar Zoni kembali ke Jakarta. Dia pun belajar seni teater di Sakti Actor Studio (SAS) selama tiga tahun.

Ia pun menceritakan kisah menarik saat mengantar temannya mengisi soundtrack lagu. Tiba-tiba ada orang tua yang berdiri di sampingnya.

"Saya kasih kursi untuk duduk, saya di Minang diajarkan seperti itu. Ternyata dia seorang produser. Dia tanya saya bisa akting. Bisa saya di SAS. Dan saya dimintanya untuk monolog," ucapnya.

Akhirnya Ammar Zoni dipercaya menjadi pameran peran utama di Film Retak Gading bersama artis senior Christine Hakim dan Jajang C Noer.

"Di situlah saya belajar dan mulai karir saya," kata artis yang memiliki tinggi 187 ini.

Load More