/
Kamis, 23 Maret 2023 | 11:17 WIB
Desa Wisata Perkampugan Adat Nagari Sijunjung di Kabupaten Sijunjung. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Ranah.co.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sudah mengumukan 75 desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Dari 75 desa wisata terbaik itu, lima di antaranya berasal dari Sumatera Barat (Sumbar). Yaitu,Desa Wisata Nyarai (Padang Pariaman), Desa Wisata Kubu Gadang (Padang Panjang).

Kemudian, Desa Wisata Perkampugan Adat Nagari Sijunjung (Sijunjung), Desa Wisata Lawang (Agam) dan Desa Wisata Muntei (Kepulauan Mentawai) 

Berikut profil lima desa wisata di Sumbar yang masuk 75 desa wisata terbaik ADWI 2023 dikutip dari situs jadesta.kemenparekraf.go.id.

1. Desa Wisata Nyarai (Padang Pariaman)

Desa Wisata Salibutan Lubuk Alung atau yang lebih dikenal dengan Desa Wisata Nyarai terletak di Nagari Salibutan Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

Desa ini berada di kaki Bukit Barisan satu yang merupakan lokasi hutan lindung. Luas Desa Wisata Nyarai – Salibutan Lubuk alung 265.337 Ha dengan 500 Kepala Keluarga.  60 persen dari luas wilayahnya  adalah Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Lindung.

Aktivitas unggulan masyarakat disini adalah selaku pemandu wisata di Ekowisata Nyarai. Hutan lindung yang sudah diberikan izin akses oleh Kemen LHK RI melalui pola perhutanan sosial, seluas 2.800 Ha  berada di ketinggian 250Mdpl yang diberikan izin hak kelola dan akses kelola kepada Desa melalui LPHN Salibutan Lubuk Alung di tahun 2019.

Salah satu daya tarik unggulan di Desa Wisata Nyarai adalah Air Terjun Nyarai serta kawasan Ekowisata Nyarai yang menjadi ikon desa berada di kawasan Hutan Gamaran, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga: Analis Melihat Formula Duet Prabowo-Ganjar Bisa Saling Melengkapi Kantong Suara Pilpres 2024

Daya tarik di Ekowisata Nyarai Hutan Gamaran adalah Air Terjun Nyarai dengan Lubuk atau kolamnya yang alami. Secara geologi kolam di Nyarai terbentuk secara alami dengan fenomena breksi yaitu pusaran air yang menggerus dinding kolam yang membuat kolam terus membesar sehingga terbentuk kolam secara alami.

Jadi pengunjung yang berkunjung ke Air Terjun Nyarai termasuk pengunjung yang beruntung karena menyaksikan fenomena jutaan tahun yang lalu. 

Selain Lubuk Nyarai, Desa Wisata Nyarai juga memiliki Daya Tarik Wisata Alam seperti Air Terjun Belek, Pemandian Lubuk Napa dan Lubuak Larangan. 

Daya Tarik Wisata Budaya yang ada di Desa Wisata Nyari juga tidak kalah menariknya seperti Silek dan tari Pasambahan. Untuk kuliner, Desa Wisata Nyarai memiliki hidangan khas yaitu Ikan Panjang dan Ikan Gariang (hasil dari tangkapan sungai sekitar Hutan Gamaran) yang diolah oleh masyarakat `untuk disajikan kepada wisatawan.

2. Desa Wisata Kubu Gadang (Padang Panjang)

Desa Wisata Kubu Gadang berlokasi di Kelurahan Ekor Lubuk, Kota PadangPadang Panjang. Dari aspek aksesibilitas, desa wisata ini cukup mudah dicapai karena berada di pinggir jalan yang menghubungkan antara Solok ke Bukittingi atau ke Padang Panjang.

Load More