/
Sabtu, 08 April 2023 | 15:03 WIB
Longsor di tebing Ngarai Sianok. (Instagram @satlantas_polresta_bukittinggi)

Ranah.co.id - Tebing Ngarai Sianok mengalami longsor akibat gempa yang melanda Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (8/4/2023).

Dikutip dari akun Instagram @bmkgpadangpanjang, gempa tiga kali mengguncang Bukittinggi pada Sabtu (8/4/2023). Yaitu pada pukul 12.21 WIB, pukul 12.32 WIB dan 12.52 WIB.

Gempa pertama yang mengguncang Bukittinggi yaitu dengan magnitudo 4,5. Kemudian gempa kedua Magnitudo 3,9 dan ketiga Magnitudo 2,8.

Gempa pertama dirasakan cukup luas ke seluruh Sumbar, sementara dua gempa berikutnya dirasakan oleh warga yang dekat Bukittinggi.

Salah seorang warga Bukittinggi, Annisa mengatakan bahwa gempa mengucang Bukittingi pada hari ini sudah tiga kali dirasakannya. Ia mengatakan gempa dirasakan cukup kuat di sana.

“Ia benar terjadi gempa, sudah tiga kali. Satu dirasakan cukup kuat,” bebernya.

Akibat gempa yang melanda kota wisata tersebut, menyebabkan ongsor pada salah bukit di Kawasan Wisata Ngarai Sianok. Sebuah video beredar di media sosial menunjukkan, kabut berwarna putih menguar karena longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi Ibentaro Samudra membenarkan longsor tersebut.

Ia menyebut tidak ada korban jiwa akibat longsor itu. Selain itu, menurut dia jalan di sana masih bisa dilewati.

Baca Juga: 3 Derajat Orang yang Berpuasa Menurut Imam Al-Ghazali

“Tidak ada korban jiwa, dan jalan masih bisa dilalui,” tuturnya. (M. Afdal Afrianto)

Load More