Beberapa waktu lalu penyanyi dangdut Saipul Jamil juga ikut mengomentari konflik antara mantan istrinya, Dewi Perssik, dengan Ketua RT di daerah rumahnya. Diketahui Depe sempat berpolemik karena masalah sapi kurban.
Namun komentar mantan suami nampak tak terlalu disambut positif oleh Depe. Ia meminta agar netizen tak membahas orang lain, termasuk Saipul Jamil dan Farhat Abbas yang turut mengomentari masalahnya.
"Mendingan koreksi diri sendiri aja, nggak usah merasa bener. Mas Saipul juga harus koreksi diri sendiri, bagaimana dia dulu pernah dipenjara, seperti apa, karena kasus apa," ujar Dewi Perssik.
Seakan tak butuh dukungan, Depe menegaskan dirinya kini sudah memiliki pasangan. "Aku di sini sudah ada yang memikirkan, aku sudah punya pasangan, jadi jangan ganggu aku, kita hidup sudah masing-masing," imbuhnya.
Teruntuk Saipul Jamil, Depe meminta sang pedangdut introspeksi diri terlebih dahulu sebelum memberikan saran kepadanya.
"Kalau Mas Saipul ingin memberikan saran boleh, tapi sarannya buat sendiri aja. Daripada ngurusin aku, sekarang urusin orang-orang biar percaya lagi kalau kamu laki-laki normal gitu. Jadi jangan ngurusin aku, oke? Itu akan lebih baik," jelas Depe.
"Memberikan saran itu boleh, tapi lihat dulu apakah kita lebih baik dari orang yang kita beri saran. Memberikan saran itu boleh, tapi yang berkompeten. Kira-kira aku ini orang yang berkompeten nggak untuk memberikan saran? Kalau bukan ya jangan," pungkasnya.
Saat pernyataan ini dibagikan ulang oleh akun gosip Instagram, netizen memberikan beragam tanggapannya.
"Miris lihat ni orang gk senua orang yg bersalah itu gk boleh kasih saran, klo gk suka ya gk usah dijalani," komentar netizen. "Lama2 makin kelihatan depe ini gmna wataknya," balas yang lain. "Lah dia juga sering ksih saran.. pdhl diri dia tdk lbih baik dri org yg dia beri saran," pungkas netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten