Pengakuan anak Pinkan Mambo, MA yang mencurahkan isi hatinya ke Deddy Corbuzier mendadak ramai menjadi perbincangan banyak orang. Pasalnya ia mendadak mengaku telah berbohong kepada netizen.
Dalam kesempatan tersebut, MA akhrinya mengoreksi soal pendidikan yang selama ini ditempuhnya. Sebelumnya ia mengaku tetap menjalani pendidikan dengan homeschooling.
Namun nyatanya anak Pinkan Mambo itu hanyalah lulusan SD, ia tak melanjutkan pendidikannya usai kasus pelecehan seksual yang dilakukan ayahnya.
Bukan tanpa sebab MA berbohong, hal itu semata-mata dilakukan agar tetap menjaga nama baik dan tak mempermalukan ibundanya.
MA mengaku tak memiliki satu pun ijazah pendidikan, ia mengaku menyesal melakukan kebohongan itu ke hadapan publik.
"Tentang sekolah aku, aku sudah keluar dari sekolah semenjak kelas 6 SD. Selesai SD itu, jadi aku enggak sekolah. Setahu aku itu, sebabnya karena masalah ini (pelecehan)... Iya, sampai SD... Aku pernah homeschooling di tahun-tahun SD...,” kata MA mengutip kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Minggu, (6/8/2023).
“Sebelumnya aku menyatakan homeschooling, karena aku enggak mau menjatuhkan mami, dan enggak mau nama dia jelek. Karena sebelumnya, dia sudah mengatakan ‘Iya, anakku homeschooling, anakku disekolahkan di internasional dan sekolahan bagus’," terang MA.
Awalnya MA tak ingin menjelekkan nama ibunya, namun begitu melihat reaksi ibunya soal pelecehan ia akhrinya mulai berani membahasnya.
Lebih lanjut, MA mengaku jika dirinya berhenti sekolah karena menduga ibunya tak sempat mengurus karena adanya kasus pelecehan.
Baca Juga: Final Australian Open 2023: Korea Selatan dan China Bersaing Ketat
"Kemungkinan karena mau tadinya perpindahan sekolah tapi kayak terhambat karena adanya masalah ini.... Soal itu (masalah uang) aku enggak tahu... Karena mami enggak cerita banyak hal....," jelas MA.
"Karena jangka waktu untuk kejadian itu enggak lama. Aku enggak mau ke sekolah yang aku tahu, sejak masalah ini, keluarga aku jadi berantakan dan akhirnya mungkin kayak enggak ada kesempatan mami urus sekolah,” sambungnya.
Tak mau Pinkan Mambo dicap sebagai ibu yang buruk, MA menyampaikan permintaan maafnya ke hadapan publik.
"Aku mau minta maaf ke seluruh netizen. Aku sudah bohongin kalian tentang aku, klarifikasi tentang homeschooling. Tapi ternyata itu enggak benar, karena aku tidak mau menjatuhkan nama mami aku," ujar MA mengakui.
"Aku enggak mau hal buruk terjadi sama dia. Iya (bohong semua), tentang homeschooling, aku minta maaf. Aku mencoba menghargai mamiku,” lanjutnya memungkasi pernyataan tersebut.
MA pun mengaku sudah berencana melanjutkan pendidikan dengan mengejar sekolah paket yang telah disarankan oleh ayah kandungnya.
Berita Terkait
-
Heboh Kasus Pelecehan MA Anak Pinkan Mambo, Apa Saja Sebetulnya Kewajiban Ayah Tiri ke Anak Sambung?
-
Dibalik Gencar Speak Up soal Pelecehan Seksual, Ternyata Ingin Mendapatkan Lagi Berkas Identitas yang Ditahan Pinkan Mambo
-
Ingin Jaga Nama Baik Ibunya, Anak Pinkan Mambo Akui Berbohong Soal Pendidikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026