Verny Hasan buka suara usai dituding menghapus postingan terkait tuntutan tes DNA kepada Denny Sumargo beberapa waktu lalu. Melalui unggahannya di Instagram, Verny membantah menghapus unggahannya.
Diketahui, Densu sudah melakukan tes DNA dan hasilnya menyatakan anak kandung Verny bukan anak Denny. Namun ia bersikukuh ingin mengulang tes sekali lagi.
Imbasnya, publik jadi menyentil Verny Hasan ingin cari sensasi dan keuntungan. Terlebih ia dikabarkan akan menjadi caleg.
"Saya tidak sama sekali hapus video tersebut karena saya arsipkan video itu," tulis Verny Hasan di Instagram story-nya, baru-baru ini.
Verny punya alasan mengarsipkan unggahan tersebut. Sebab, dia banyak mendapat hujatan dari netizen sehingga sakit hati dan berniat untuk melaporkan para haters ke polisi.
"Saya simpan buat pelaporan netizen yang begitu menyakitkan hati saya dengan ucapan yang tidak tahu menahu tentang kehidupan saya," katanya.
Ia juga menyayangkan banyak netizen yang menilai negatif pekerjaannya sebagai DJ. "Jangan pernah melihat saya bekerja sebagai DJ lalu kalian menilai saya buruk (terimakasih)," tulisnya.
Setelah ini Verny Hasan tak akan banyak berkomentar. Dia menyerahkan kasus tersebut kepada kuasa hukumnya.
"Selebihnya saya tidak mau banyak bicara lagi, cukup nanti kuasa hukum saya yang bicara. Terima kasih," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Manfaat Air Mawar untuk Kesehatan Kulit Wajah yang Jarang Diketahui
Sayangnya unggahan Verny Hasan kembali tak dapat sambutan baik netizen saat dibagikan ulang oleh akun @lambe_turah, netizen menyebut Verny seolah jadi korban padahal ia yang memulai keributan.
"Dia merasa tersakiti komenan netizen, lah dia nyakitin densu, istri, orang tua densu, dan keluarga densu beserta keluarga istri densu dengan fitnahnya," komentar netizen.
"Coba mba yg celup2 di urutin siapa aja, nanti tes satu2 pasti ketahuan, klo densu kan udah yg lain belom," balas yang lain. "Playing victim banget buuu mending nge DJ lagi aja makanya jangan jadi caleg, biar ga CAPER," sindir yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim