Selebtek.suara.com - Internet sudah menjadi kebutuhan primer. Sayangnya menggunakannya sangat dipengaruhi oleh koneksi yang stabil. Jika tidak maka seseorang terpaksa harus menunggu sedikit lebih lama karena kecepatan internetnya melambat.
Nah di berbagai belahan dunia Korea Selatan dan Jepang cukup dikenal dengan kecepatan internetnya. Namun ternyata kedua negara Asia itu bukan berada pada posisi puncak. Karena negara dengan kecepatan internet paling tinggi dalam kategori seluler adalah Uni Emirat Arab dengan 238.06 Mbps. Sementara untuk broadband, Monako menjadi negara dengan internet tercepat di dunia dengan 261,82 Mbps.
Di lain sisi laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social menyebutkan, pengguna internet di seluruh dunia saat inijumlahnya mencapai 5 miliar orang. Merujuk jumlah penduduk dunia yang mencapai 7,93 miliar orang, maka pengguna internet di seluruh dunia angkanya mencapai 63 persen, atau lebih dari setengah jumlah manusia di bumi.
Sayangnya, setiap negara memiliki infrastruktur yang berbeda-beda. Hal ini mempengaruhi jumlah kecepatan internet yang dimiliki. Baru-baru ini, Worldpopulationreview merilis sebuah laporan mengai negra dengan akses internet tercepat di dunia.
10 Negara dengan akses internet seluler (Mbps) tercepat di dunia:
Uni Emirat Arab: 238.06 Mbps
Korea Selatan: 202.61 Mbps
Norwegia: 177.72 Mbps
Qatar: 172.18 Mbps
China: 165.38 Mbps
Kuwait: 157.18 Mbps
Arab Saudi: 155.97 Mbps
Cyprus: 144.64 Mbps
Bulgaria: 142.27 Mbps
Swiss: 135.70 Mbps
10 negara dengan kecepatan internet Broadband (Mbps) tercepat di dunia:
Monako: 261.82 Mbps
Singapura: 255.83 Mbps
Hong Kong: 254.70 Mbps
Rumania: 232.17 Mbps
Swiss: 229.96 Mbps
Denmark: 227.91 Mbps
Thailand: 225.17 Mbps
Chili: 217.60 Mbps
Perancis: 214.04 Mbps
Korea Selatan: 212.57 Mbps
Berita Terkait
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Internet 200 Mbps dan Solusi 'Pijar' Siap GebrakTahun Ajaran Baru
-
Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?
-
Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL