Selebtek.suara.com - Idol K-Pop memang menjadi salah satu yang diincar oleh banyak perusahaannya untuk menjadi brand ambasador. Selain karena bakat mereka yang mumpuni, paras yang menarik, serta karisma Korean Idol bisa menjaring minat yang besar di publik dunia khususnya masyarakat di Indonesia.
Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai Negara dengan jumlah penggemar K-Pop terbesar di dunia maya pada 2021, berdasarkan laporan Twitter yang dirilis pada awal 2022. Y.O.U Beauty ebagai salah satu brand kecantikan yang ada di Indonesia dengan sigap mengadaptasi ketertarikan publik akan Korean Idol.
Setelah melalui pertimbangan dan seleksi yang panjang, Y.O.U Beauty resmi menyampaikan kolaborasinya dengan Kim Soo Hyun, aktor kenamaan asal Korea Selatan sebagai Brand Ambassador terbaru Y.O.U Beauty per 1 Juni 2022.
“Tren penggunaan Korean Idol sebagai Brand Ambassador merek kecantikan telah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Karenanya, kami ingin memberikan sesuatu yang spesial kepada para pelanggan meskipun bukan dalam urutan pertama yang menggandeng dengan Korean Idol, tetapi kami menyiapkan yang terbaik untuk dapat berkolaborasi dengan Kim Soo Hyun. Konsep #SaveTheBestForTheLast pun kami adaptasikan untuk menyelaraskan maksud dan tujuan kami,” tutur Ayu Anastasya selaku Brand Director seperti rilis yang diterima Selebtek.suara.com.
Kim Soo Hyun sendiri saat ini dikenal dengan kepiawaiannya dalam berakting di berbagai seri dan film mulai dari My Love From The Star, The Producer hingga terbaru adalah It’s Okay Not To Be Okay. Belum lama nama Kim Soo Hyun juga masuk dalam daftar aktor dengan bayaran tertinggi di Korea sejajar dengan Song Joong Ki, Hyun-Bin dan Lee Min Ho.
“Kami berharap kepopuleran Kim Soo Hyun dapat menjadi influence besar bagi customer agar menginspirasi publik untuk terus berkarya dan percaya diri. Tak lupa kami berharap agar inovasi produk perawatan wajah kami dapat turut dikenal orang banyak dan membawa manfaat yang besar bagi pengguna,” tambah Ayu. (*)
Berita Terkait
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Tren Serum Kian Berkembang di Jepang, Brand Asal Indonesia Ikut Meramaikan Pasar
-
Estetika Regeneratif Jadi Tren Baru, Fokus pada Regenerasi Alami untuk Kulit yang Lebih Berkualitas
-
6 Tanda Kamu Harus Melakukan Peeling Wajah Menurut Dokter Kecantikan, Bye-bye Flek Hitam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
5 Acne Sunscreen Lokal Terbaik, Cegah Jerawat Meradang pada Kulit Berminyak
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata