Selebtek.suara.com - Babak semifinal Singapore Open 2022 berlangsung hari ini, Sabtu (16/7/2022) mulai pukul 12.00 WIB. Sebanyak enam wakil Indonesia akan berlaga di fase ini.
Empat di antaranya saling berseteru pada nomor ganda putra. Ini sekaligus menjadi sejarah, karena untuk pertama kalinya empat wakil dari negara yang sama bermain di babak semifinal.
Keempat ganda putra Indonesia yang akan saling bersaing adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Sementara itu, ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting akan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih pada kedua nomor itu.
Anthony Ginting akan menghadapi lawan berat Loh Kean Yew yang menjadi wakil tuan rumah sekaligus juara dunia 2021.
"Untuk pertandingan semifinal, bersyukur saya bisa melangkah ke babak empat besar. Tentunya pertandingan ini yang pasti akan lebih berat lagi," kata Ginting dalam rilis PBSI.
Dalam catatan pertemuan kedua pemain yang dilansir laman resmi BWF, sejauh ini unggulan keempat kalah dalam semua pertandingan yang pernah dilakoni di Indonesia Masters 2014 dan babak penyisihan Piala Thomas 2022 pada Mei.
"Semoga saya bisa memberikan permainan yang terbaik," harap Ginting.
Sedangkan Apri/Fadia akan bertemu Supissara Paewsampran/Puttita Supajirakul dari Thailand. Kedua pasangan baru bertemu satu kali dalam ajang Malaysia Masters 2022 pekan lalu, dengan kemenangan diraih oleh pasangan Indonesia.
Baca Juga: 3 Faktor yang Menyebabkan Sesuatu Terasa Berat dan Sulit untuk Dikerjakan
"Untuk menghadapi pertandingan semifinal, persiapannya harus sudah in dari poin-poin awal. Selain itu juga tidak mau lengah atau memberi angin ke lawan untuk mengembangkan permainannya," kata Fadia soal strateginya menghadapi ganda putri peringkat ke-131.
Selain Apri/Fadia dan Ginting, keempat wakil Indonesia lainnya akan saling bersaing satu sama lain dalam laga All Indonesian Semifinal pada ganda putra.
Keempat ganda putra yang akan bersaing adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
"Alhamdulillah pastinya bersyukur, bisa memastikan terjadinya all Indonesia semifinal. Artinya mau siapa pun juaranya, dia tetap membawa nama Indonesia," tutur Rian.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan