Selebtek.suara.com – Keisya Levronka sering kesulitan mendapatkan nada tinggi saat bernyanyi. Kesalahan ini terus berulang, hingga puncaknya di acara AIM23 yang digelar di Malaysia pada 11 September lalu.
Jika dulu Keisya mendapat dukungan, kini orang-orang berbalik menghujat penyanyi berusia 19 tahun itu. Mereka merasa Keisya Lervonka tidak pernah belajar dari kesalahan.
Bahkan tak sedikit yang menganggap jika Keisya Levronka sengaja tidak memperbaiki diri. Karena menurut mereka dengan kegagalan tersebut, namanya semakin terkenal dan menjadi pemberitaan.
Soal menurunkan nada, Keisya sudah menjawab dengan tegas jika tak akan melakukan itu. Karena menurutnya hal tersebut hanya membuat penggemarnya kecewa.
Doddy Katamsi seorang maestro vokal Indonesia sempat menawarkan tips kepada Keisya Levronka untuk mengatasi masalah tersebut. Namun sayangnya, segala saran itu diabaikan Keisya.
Di Twitter, pembahasan soal Keisya Levronka masih ramai. Namun kali ini, tak ada lagi pembelaan buat perempuan asal Malang tersebut.
"Menolak saran banyak orang tanpa introspeksi diri adalahi bentuk dari arogansi dan kesombongan. Jadi kamu enggak mau mengecewakan fans atau hanya menyembah egomu sendiri," kata akun @xxxse***.
"Kemaren-kemaen sudah pada simpati, tapi kecewa lihat video kegagalannya bertebaran, bukan sekali dua kali, tapi tetap ngeyel," ujar akun @ArisMu***.
"Makin ke sini makin mikir kalau suara fals dia itu sebenarnya trik marketing juga karena dia hiudp di Indonesia yang notabene enggak drama enggak makan, enggak diomongin ya tenggelam," imbuh akun @hisya***.
"Dulu netizen membela kamu loh pas kamu tweet sakit hati dikritik sama Ivan Gunawan. Sekarang gantian kamu dengerin saran dari netizen. Toh, demi kebaikan kamu juga. Kritik itu sifatnya membangun, kalau kamu ngeyel dengan alasan takut kehilangan fans itu salah. Yang ada kamu keilangan respect nantinya," kata akun @selebr*** menimpali.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir
-
5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund
-
Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma
-
Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri
-
Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan
-
5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa
-
Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat
-
ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta
-
Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan