Selebtek.suara.com - Langkah Lesti Kejora mencabut laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret suaminya, Rizky Billar, menuai banyak kecaman publik.
Komisi Nasional (Komnas) Perempuan bahkan mendesak kepolisian tetap melanjutkan kasus KDRT tersebut dan kembali menahan Rizky Billar.
Menurut Komisioner Komnas Perempuan, Veryanto Sihotang, perempuan akan menjadi pihak yang dirugikan ketika kasus KDRT itu telah dilaporkan kemudian ditarik.
Veryanto Sihotang khawatir jika kasus tersebut tidak dilanjutkan akan kembali terjadi di masa yang akan datang karena tidak menimbulkan efek jera terhadap pelakunya.
"Kita khawatir bahwa di masa yang akan datang kasus KDRT ini akan berulang. Dan ketika kasus ini tidak diselesaikan secara hukum ada kemungkinan tidak ada efek jera terhadap pelakunya," ujar Veryanto Sihotang dikutip dari YouTube SCTV, Jumat (21/10/2022).
Komnas Perempuan menghormati sikap Lesti Kejora untuk mencabut laporannya, namun harus ada jaminan bahwa Rizky Billar tidak akan kembali melakukan KDRT.
"Karena itu itu dalam kasus LK kami menghormati sikap LK untuk mencabut laporannya, tapi sangat penting dipastikan bagaimana kemudian di masa pelakunya tidak melakukan KDRT lagi," kata Veryanto Sihotang.
Menurut Komnas Perempuan hampir semua kasus KDRT yang dilaporkan dan dicabut kembali berpotensi untuk terjadinya kasus KDRT berulang.
Karena itu Komnas Perempuan mendorong korban KDRT untuk berani melaporkan kasusnya.
Baca Juga: Indonesia Berikan Bebas Visa Bagi Delegasi dan Jurnalis Asing Peliput KTT G20
Dalam kasus KDRT yang menimpa Lesti Kejora yang sudah menjadi perhatian masyarakat, Komnas Perempuan berharap polisi memiliki cara lain utuk melanjutkan perkara dan kembali memenjarakan Rizky Billar.
"Dalam situasi ini kami berharap bahwa kepolisian memiliki cara lain untuk melanjutkan kasus ini," tandas Veryanto.(*)
Berita Terkait
-
Video Rizky Billar Emosi Dicecar Wartawati: Hati-hati Mbak, Entar Dibanting!
-
Tidak Peduli dengan Pendapat Warganet, Lesti Kejora Disebut Kacang Lupa Kulit
-
Lesti Kejora Alami Stockholm Syndrome Gara-Gara Maafkan Rizky Billar? Desy Ratnasari Sarankan Cek ke Psikolog
-
Heboh, Ayah Lesti Kejora Ditangkap Polisi, Benarkah?
-
Krisdayanti Puji Ketulusan Ayahnya Lesti Kejora
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Lenovo Resmikan Store Pertama di Bogor, Hadirkan Laptop AI, Gaming Legion hingga Copilot+ PC
-
Little Aresha: Saat Bisnis Penitipan Anak Berubah Jadi Neraka Bagi Balita
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Tugas Sekolah di Era AI: Sinyal Belajar Semu dan Sekadar Menyelesaikan?
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
Cari Sepeda United Termurah untuk Dewasa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan!
-
Kim Heechul Hiatus Sementara, Komedian Kim Shin Young Gabung Knowing Bros
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia