Selebtek.suara.com - Beberapa waktu ke belakang, banyak kasus penipuan yang terjadi. Kebanyakan dari pelaku merupakan oknum lagi-laki yang mengintai kaum perempuan.
Namun saat ini modus penipuan semakin beragam. Bukan hanya kaum perempuan yang menjadi korban, kaum lelaki pun sering kali menjadi target penipuan. Seperti yang diungkap oleh akun tiktok @chersannn.
Dalam video yang diunggahnya itu, ia mengaku melihat sendiri modus penipuan baru yang dilakukan oleh sekelompok orang, salah satunya yaitu perempuan.
Kejadian itu terjadi di dalam sebuah basement atau parkiran sebuah mall di Jakarta. Saat itu ia mengaku sedang berada di dalam mobilnya. Ia lalu melihat seorang laki-laki yang sedang meletakkan barang-barang ke dalam mobil.
Tak lama setelah itu, seorang perempuan datang dan ke depan mobil pria tersebut. Wanita itu langsung berteriak dan mengaku dilecehkan oleh laki-laki tadi. Padahal laki-laki itu baru saja meletakkan barang-barang nya ke dalam mobil dan tidak melakukan apapun terhadap si wanita.
Saat wanita itu masih berteriak, segerombolan lelaki datang ke lokasi kejadian dan adu argumen pun tak bisa dihindari. Sekelompok laki-laki tersebut hampir memukul pria yang tadi sedang sendirian.
Security pun datang karena mendengar keributan itu. Wanita yang berteriak tadi mengaku kepada satpam bahwa ia dilecehkan oleh laki-laki yang tadi sedang meletakkan barang. Laki-laki yang menjadi korban penipuan itu tentunya kaget dan panik karena dituduh melakukan pelecehan yang tidak dilakukannya.
Security pun melerai pertikaian yang terjadi antara sekelompok pelaku dan korban. Pelaku lalu meminta ganti rugi sejumlah uang karena telah dilecehkan.
Perempuan pengupload video pun keluar dari dalam mobilnya. Para pelaku tampak panik ketika itu. Perempuan dalam video mengatakan apa yang ia lihat kepada security. Ia mengaku melihat semua kejadian dan mengatakan bahwa si pria tidak melakukan pelecehan.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ada Target Lain dari Pelaku Pembunuhan di Becakayu Bekasi
Wanita pemilik akun juga mengancam pelaku dengan mengatakan semua kejadian terekam di dalam kamera dashboard miliknya. Segerombolan pelaku itu pun menjadi sangat panik.
Karena takut, sekelompok pelaku termasuk wanita yang mengaku dilecehkan itu berlari dan masuk ke dalam satu mobil yang sama. Mereka lalu pergi dari lokasi tersebut. Namun satpam dengan cepat menghubungi pihak lain dan meminta untuk menutup seluruh pintu keluar.
Satpam itu juga meminta bukti dari kamera dashboard pengupload video. Setelah memeriksa bukti rekaman, ternyata kejadian tersebut benar merupakan sebuah modus penipuan. Karena tidak ada pelecehan yang terekam di dalam video.
Wanita yang mengaku dilecehkan itu hanya tiba-tiba datang ke dekat si pria dan berteriak mengaku dilecehkan.
Wanita pengupload video menyatakan kemungkinan korban yang diincar adalah pria yang sedang sendirian. Pelaku lalu akan meminta sejumlah uang karena telah dilecehkan.
Wanita itu juga menyarankan agar mengaktifkan kamera atau sejenisnya yang bisa menjadi bukti bahwa seseorang tidak bersalah.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel