Selebtek.suara.com - Yonhap News berhasil mewawancarai melalui sambungan telepon petugas polisi bernama Kim Baek Kyeom yang tertangkap kamera berjuang sendirian mengatur massa saat tragedi Halloween Itaewon.
Setelah mendapat panggilan darurat, Kim Baek Kyeom bersama rekan-rekannya ada di lokasi dengan mengatur massa di belakang Hotel Hamilton dengan tujuan agar orang-orang tidak maju lagi ke depan karena yang di depan sudah terdesak.
Dalam video yang beredar, Kim Baek Kyeom terlihat berteriak tanpa menggunakan pengeras suara atau toa. Ternyata ada alasan kenapa dirinya tidak menggunakan toa.
Kim Baek Kyeom menjelaskan bahwa situasi di TKP sudah tidak karuan saat dirinya tiba sesaat setelah ditugaskan. Jadi menurutnya sudah telat jika harus kembali ke pos untuk mengambil toa dan hal tersebut menurutnya malah membuang waktu.
Setelah ia dan rekan polisi lain di lokasi meminta tambahan bantuan, semua polisi di sekitar Itaewon menuju lokasi. Kim Baek Kyeom menjelaskan para pengunjung yang mendengar arahannya sebagian besar nurut untuk berjalan ke arah yang ia tunjuk. Selain itu, para pengunjung pria juga menawarkan diri membantu dan mereka menggotong orang-orang yang pingsan.
Kim Baek Kyeom sendiri setiap berangkat kerja masih melewati depan gang TKP itu mengingat wilayah tugasnya di Itaewon. Dan setiap kali lewat ia masih terngiang kejadian malam itu. Kim Baek Kyeom merasa bersalah dan meminta maaf kepada keluarga korban karena tidak bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa. Ia menyesal tidak mengambil langkah yang lebih efektif seperti memakai toa saat bertugas malam itu.***
Sumber: Yonhap News
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Kronologi Warga Rohil Demo Berujung Aksi Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba
-
Catat! Tidak Semua ASN Banten Bisa WFH Hari Jumat
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Sehari Menikah, Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan
-
Tipu Korban Rp2 Miliar Pakai Cek Kosong, Berkas Rio Delgado Hassan Resmi Dilimpahkan ke Kejati Jabar
-
Pesan Kuat di Balik Film 'David': Mengalahkan 'Raksasa' dalam Hidup Kita Sehari-hari
-
Instruksi Wali Kota Pekanbaru: LPS Kelurahan Diminta Angkut Sampah Setiap Hari
-
Gaji Pokok Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Terjaring OTT KPK